Renungan Mingguan Khusus Pillar Online

Taat Sampai Menang

Umat Kristen di seluruh dunia baru saja merayakan Paskah, yaitu kemenangan Tuhan Yesus atas kuasa dosa dan maut. Dalam Perjanjian Lama, hari raya Paskah adalah untuk memperingati hari Tuhan melewati pintu rumah bangsa Yahudi yang dilumuri darah domba, dan membiarkan anak sulung mereka hidup, sedangkan anak sulung bangsa Mesir dibinasakan karena hukuman. Anak sulung bangsa Israel bebas dari kematian karena adanya darah domba yang disembelih. Sebenarnya, perayaan di Perjanjian Lama hanyalah bayang-bayang dari perayaan Paskah setelah Perjanjian Baru. Kini umat Kristen merayakan Paskah bukan karena Tuhan melewati pintu yang ada tanda darah dombanya, tetapi karena Tuhan melihat darah Yesus yang mahal yang telah dicurahkan bagi orang percaya sehingga Tuhan membiarkan orang pilihan hidup. Kematian yang seharusnya tiba pada kita sudah tiba pada Sang Mesias, dan kematian dikalahkan oleh Sang Mesias pada hari ketiga. Maka dari itu, selain merayakan kehidupan yang diperoleh melalui Yesus Kristus, orang Kristen juga merayakan kemenangan Tuhan Yesus pada hari Paskah.

Namun, pertanyaannya adalah: Apa yang Tuhan Yesus lakukan sebelum mendapatkan kemenangan ini? Apa yang dapat kita pelajari dari kemenangan Tuhan Yesus? Dia taat sepenuhnya kepada Bapa. Dia menjalankan kehendak Bapa-Nya kapan pun dan di mana pun. Tidak ada satu detik pun dalam hidup Tuhan Yesus yang melawan kehendak Bapa-Nya. Bayangkan, jika Yesus menyerah pada pencobaan di padang gurun, dapatkah Dia mengalami kemenangan besar atas maut? Jikalau Dia mendengarkan saran Petrus untuk tidak mati di kayu salib, dan jika di Taman Getsemani Dia menolak untuk minum cawan yang Bapa sediakan, mungkinkah ada perayaan Paskah pada hari ini sebagai tanda kemenangan?

Maukah Anda menerima kemenangan bersama dengan Yesus? Setiap orang memiliki awal dan akhir perjalanan. Setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus sudah disediakan jalan yang menuju pada kemenangan. Namun, bagaimanakah seharusnya kita menempuh jalan tersebut? Kristus sudah menjadi teladan: taatlah sepenuhnya kepada Tuhan dan ikutilah pimpinan-Nya. Setiap langkah kita dituntun untuk semakin dekat kepada kemenangan. Jika kita setia sampai akhir hidup kita, maka akan genaplah kemenangan itu dalam hidup kita.

Erwan

April 2012

2 tanggapan.

1. Andreas Soepono dari Muncar, Banyuwangi berkata pada 11 April 2012:

sungguh benar, semua kemenangan yang Yesus capai adalah hasil dari ketaatan di kayu salib. Terima kasih untuk artikelnya, Tuhan memberkat

2. nadya artha christiani dari bogor berkata pada 14 April 2012:

Tetap setia adalah kata kunci nya.

Temksih utk artikel nya... Soli Deo Gloria :)

Silakan memberikan tanggapan, saran ataupun komentar di bawah.
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan ataupun mencabut komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah ataupun berisi kebencian.

Pastikan alamat email anda ditulis dengan benar,
karena anda harus mengkonfirmasi tanggapan anda melalui email.
Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Bersyukur untuk pelayanan Tim Aksi Kasih (TAK) GRII untuk COVID-19 yang telah melayani pembagian Alat Pelindung Diri (APD) untuk 213 rumah sakit/puskesmas dan pembagian sembako di 31 provinsi di Indonesia. Berdoa kiranya melalui pelayanan ini, gereja dapat menjadi saluran kasih.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Kalau itu suara Bapa dari Surga, mat 3:17 & Mat 17:5. Bagaiman menjelaskannya denga Yihanes 5:37, dimana suara...

Selengkapnya...

Dengan hormat Pdt. Stephen Tong, kutiplah ayat dengan benar! Di dalam kitab Yesaya 1 tidak pernah mengatakan “Aku...

Selengkapnya...

tema pertanyaan2 yg selalu menteror manusia selama dia ada(hidup). Dan semua mengejarnya hanya dg "alat" yg...

Selengkapnya...

Terima kasih karena tulisan ini menguatkan dan meneguhkan kembali hati yang telah bertobat. Pertobatan sejati berarti...

Selengkapnya...

Tulisan Pak Erwan ini sangat inspiratif bagi diri saya bahwa sebagai pengkikut Yesus Kristus ada amanat agung yang...

Selengkapnya...

© 2010, 2020 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲