Siapa yang langsung senang jika dibilang kuno? Banyak orang, terutama para remaja dan pemuda,
takut dikatakan ketinggalan zaman. Karena itu, tidak sedikit uang yang dikeluarkan demi terlihat
update, baik untuk busana, model rambut, gadget, dan lain-lain. Label “kuno” membawa
keminderan tersendiri bagi orangnya. Karena ada kepercayaan bahwa sejarah ini sedang maju
(progress), apa yang di depan pasti lebih baik daripada yang di belakang. Kuno berarti ketinggalan,
terbelakang, dan oleh sebab itu aneh dari zamannya.
Mari kita mengambil sedikit waktu untuk mengevaluasi sikap kita di atas terhadap kata “kuno”
dan “ketinggalan zaman”. Pertama-tama, harus diakui mengikuti perkembangan zaman adalah hal
yang perlu bagi setiap orang. Itu menunjukkan kepedulian terhadap pergerakan sejarah dan kejadian
di sekeliling kita. Orang yang tidak mengikuti perkembangan zaman adalah orang yang tidak mau
tahu apa yang sedang terjadi dan sejarah mau mengarah ke mana. Sebagai individu yang Tuhan
tempatkan dalam satu zaman, kita bertanggung-jawab untuk mengenal zaman kita, dan terlibat aktif
di dalamnya.
Namun, apakah tidak ada arti lain dari “tidak ketinggalan zaman” selain dari arti positif di atas?
Jika kita mengamati kecenderungan masyarakat sekarang, kelihatannya yang dihidupi oleh mereka
adalah makna yang lain. “Tidak ketinggalan zaman” bukan mempelajari zaman dan melakukan
kehendak Allah di dalamnya. “Tidak ketinggalan zaman” menjadi bermakna “melebur dengan
perubahan zaman”. Orang berlomba-lomba membuka diri untuk dipengaruhi oleh zaman.
Masyarakat meminta-minta kepada zaman, “Pengaruhilah saya! Pengaruhilah saya!” Orang yang
tidak dipengaruhi oleh zaman dianggap aneh, lucu, dan patut ditertawakan. Tanpa sadar, kita sudah
menjadi hamba zaman.
Meskipun tidak ada orang yang dapat terhindar dari pengaruh zaman, orang yang menjalani makna
pertama di atas dapat memilih untuk membuka diri kepada pengaruh zaman yang mana. Ini karena
dia sadar bahwa dia adalah hamba Allah, bukan hamba zaman.
Apakah Anda orang yang mengikuti perkembangan zaman? Dalam arti yang mana Anda tidak
ketinggalan zaman?