Buletin PILLAR
  • Transkrip
  • Alkitab & Theologi
  • Iman Kristen & Pekerjaan
  • Kehidupan Kristen
  • Renungan
  • Isu Terkini
  • Seni & Budaya
  • 3P
  • Seputar GRII
  • Resensi
Renungan
Mengikut Yesus

Mengikut Yesus

14 Juli 2026 | Rohytlian Yomris Edi 3 min read

Begitu banyak orang yang mengaku dirinya Kristen, merasa cukup dengan menjalankan kehidupan seperti rajin beribadah dan membaca Alkitab. Namun Tuhan Yesus memanggil kita untuk lebih dari sekadar beribadah dan membaca Alkitab. Ia mengundang kita untuk mengikut Dia dengan menyerahkan seluruh hidup kita. Tentunya ini tidaklah mudah, tetapi ini merupakan jalan yang memiliki arah yang pasti dan tujuan yang kekal. 

Lukas 9:23 “Kata-Nya kepada mereka semua: Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.”

Makna mengikut Yesus

Ada tiga hal yang Yesus katakan mengenai bagaimana kita dapat mengikut-Nya.

Pertama: Menyangkal diri

Kita pasti akan berhadapan dengan penderitaan di tengah dunia yang telah berdosa ini. Kita tidak dipanggil untuk menghindari penderitaan di tengah dunia, tetapi kita dipanggil untuk siap menghadapi dan menanggung penderitaan di dalam Tuhan Yesus. Artinya kita rela melepaskan segala sesuatu yang selama ini kita pandang baik—keinginan pribadi dan semua hal yang tidak berkenan kepada Tuhan. Kita harus berkata “tidak” pada dosa, pada kebiasaan hidup yang lama, bahkan pada impian yang bertentangan dengan rencana Tuhan.

Kedua: Memikul salib

Salib merupakan puncak dari penderitaan, pengorbanan, dan ketaatan Tuhan Yesus terhadap Allah Bapa. Ketika mengikuti Yesus, kita harus siap sedia menanggung penderitaan, rela untuk memikul salib. Ini bukan berarti kita kemudian mencari penderitaan, namun jika salib itu disediakan bagi kita, kita harus memikulnya untuk mengikut Tuhan. Ini berarti kita mempersiapkan diri menghadapi segala tantangan, siap ditolak, bahkan siap mengalami ketidaknyamanan setiap hari, demi menghidupi dan melakukan apa yang benar di hadapan Tuhan.

Ketiga: Mengikut Dia

Mengikut Dia berarti kita menjadikan Tuhan Yesus sebagai teladan, arah, jalan, dan tujuan hidup. Mengikut-Nya menjadi dasar dari bagaimana kita bertindak di dalam kehidupan sehari-hari, ketika kita berbicara, bekerja, juga ketika kita berelasi dengan sesama.

Melalui perenungan ini, kita merenungkan bahwa panggilan Tuhan adalah menyerahkan keseluruhan hidup secara penuh, karena kita dipanggil untuk menyerupai dan meneladani Kristus, dalam melakukan perbuatan nyata di tengah dunia. Kita dapat memulai dari hal-hal yang sederhana yang kita lakukan setiap hari, seperti hidup jujur di tempat kita bekerja ataupun tempat studi kita.

Mungkin kita akan sering bertemu dengan orang-orang di sekitar kita yang berbuat curang atau mengambil jalan pintas untuk keuntungan pribadi mereka. Di dalam situasi dan kondisi demikian, mengikut Tuhan Yesus melalui hidup yang jujur merupakan kesempatan untuk memberikan kesaksian hidup yang mengikuti Tuhan. Meskipun sebagai konsekuensi, kita mungkin dijauhi, dihina, bahkan mungkin kehilangan pekerjaan kita.

Kita mungkin pula hidup di tengah keluarga yang selalu menjauhi kita, bahkan menganggap kita hina sebagai akibat dari sikap hidup kita dalam mengikut Yesus. Kita dapat memilih untuk mengampuni mereka. Kita dapat mengampuni karena sadar bahwa Tuhan Yesus telah terlebih dahulu mengasihi dan mengampuni kita, Ia telah mati di atas kayu salib untuk menebus dosa-dosa kita.

Ia juga yang telah memberikan kepada kita jaminan hidup yang sejati, yang membawa damai, harapan yang pasti menuju hidup yang kekal. Kita tidak akan tersesat, karena Ia adalah Gembala yang baik. Dalam Yohanes 8:12, Tuhan Yesus berkata: “Akulah terang dunia; barang siapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”

Kiranya perenungan ini boleh terus mengingatkan kita akan makna mengikuti Yesus. Menjadikan kita makin mencintai Tuhan Yesus sebagai satu-satunya jalan keselamatan yang memberikan terang. Kita boleh menjadi anak-anak terang yang memancarkan kemuliaan Tuhan melalui segala tindakan kita di mana pun kita berada. 

Soli Deo gloria.

Rohytlian Yomris Edi

Mahasiswa STTRI Konsentrasi Misiologi 

Tag: Memikul Salib, Mengikut Yesus

Langganan nawala Buletin PILLAR

Berlangganan untuk mendapatkan e-mail ketika edisi PILLAR terbaru telah meluncur serta renungan harian bagi Anda.

Periksa kotak masuk (inbox) atau folder spam Anda untuk mengonfirmasi langganan Anda. Terima kasih.

logo grii
Buletin Pemuda Gereja Reformed Injili Indonesia

Membawa pemuda untuk menghidupkan signifikansi gerakan Reformed Injili di dalam segala bidang; berperan sebagai wadah edukasi & informasi yang menjawab kebutuhan pemuda.

Temukan Kami di

  facebook   instagram

  • Home
  • GRII
  • Tentang PILLAR
  • Hubungi kami
  • PDF
  • Donasi

© 2010 - 2025 GRII