Perjalanan

Hidup ini dipenuhi dengan perjalanan: ada yang rutin, ada yang mengubah arah hidup.
Perjalanan apa yang pernah mengubah hidup Anda, mengubah arah hidup dan keputusan
besar? Alkitab mencatat beberapa perjalanan yang mengubah arah, seperti:
– Perjalanan Adam keluar dari Taman Eden mengubah nasib dunia.
– Perjalanan Abraham keluar dari Tanah Ur memberikan pengharapan.
– Perjalanan Lot ke Sodom mengubah nasib hidup keturunannya.
– Perjalanan Yusuf ke Mesir menjadi jalan keselamatan bagi orang banyak.
– Perjalanan Musa keluar dari Mesir menjadikan nasib dua bangsa besar berubah
drastis: dari kemuliaan kepada kehancuran dan dari perbudakan kepada kebebasan.

Hari ini kita membahas sebuah perjalanan yang tidak kalah drastis, perjalanan ini hanya
sejauh 11 Km, tidak sepanjang perjalanan-perjalanan di atas. Namun perjalanan ini menjadi
salah satu perjalanan paling penting dan bermakna di dalam Alkitab. Perjalanan tersebut
adalah perjalanan yang kita semua harus lalui: perjalanan ke Emaus. A journey from doubt to
belief, from despair to hope, from darkness to revelation, from confusion to conviction, from
grief to rejoice, from death to resurrection.

Belakangan ini kita kerap mendengar kesan bahwa Indonesia berada dalam persimpangan
jalan.  Marilah kita tidak lupa mendoakan perjalanan yang harus dilalui bangsa yang besar
ini, semoga kegelapan yang merundung tersingkir digantikan oleh terang kebenaran. Dua
orang murid Emaus tercelikkan satu hal, Juru Selamat mereka yang mereka nantikan
bukanlah hanya sekadar Juru Selamat yang melepaskan mereka dari penderitaan namun
justru Juru Selamat yang bekerja melalui penderitaan.