Seri kotbah Pdt. Dr. Stephen Tong memberikan fondasi iman yang kokoh dan menjadi pillar yang kuat bagi pertumbuhan iman saudara semua untuk menjadi saksi Kristus berbuah di dunia ini.
Logos dalam Filsafat Tiongkok dan Filsafat Gerika
Yohanes 1:1-3Telah diutarakan sebelumnya bahwa di antara sekitar 20 kebudayaan terbesar yang pernah muncul dalam sejarah manusia, hanya 3 kebudayaan yang membicarakan tentang Logos. Dua kebudayaan berada di Asia (Tiongkok dan India) dan satu di Barat (Gerika). Sebenarnya tiga tokoh filsafat ...selengkapnya
Yoh. 1:1-3Injil Yohanes, dapat disebut Injil di dalam Injil. Injil ini merupakan kesaksian Yohanes, yang ia tulis lebih dari dua puluh tahun setelah Paulus dan Petrus meninggal. Oleh karena itu, Injil ini memiliki kesiapan yang matang dalam menyaksikan Kristus; “Logos jadi manusia” merupakan proklamasi yang tidak pernah muncul dalam ...selengkapnya
Yoh. 1 : 1 - 3Formasi di dalam Yohanes 1:1 “Pada mulanya adalah Firman”, merupakan bentuk filsafat Gerika dalam upaya mereka mengerti segala sesuatu. Tiga generasi pertama filsuf Gerika kuno yaitu Thales, Anaximander, Anaximenes, masing-masing mengatakan, “Pada mulanya adalah air,” “Pada mulanya adalah udara,” ...selengkapnya
Gereja yang bertumbuh itu adalah gereja yang hidup. Atau jika kita balik, gereja yang tidak hidup adalah gereja yang tidak bertumbuh. Ada sebuah gereja yang setelah 20 tahun jemaatnya tetap 40 orang. Sepertinya stabil, yang dulu masih kecil sekarang sudah jadi besar, dan yang tua sekarang sudah meninggal. Di halaman bagian belakang gereja, ada ...selengkapnya
Yohanes adalah seorang rasul yang sebelumnya adalah seorang nelayan di Galilea. Seorang filsuf Perancis, Voltaire, pernah berkata, “Biarlah Yesus yang mendirikan agama-Nya bersama dengan dua belas orang Galilea menegakkan kekristenan; dan biarlah saya, seorang diri, orang Perancis, menghancurkan mereka semua.” Apa yang Voltaire katakan ...selengkapnya
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. (Yoh. 1:1-3)
Injil Yohanes adalah kitab keempat yang Tuhan pakai untuk menyaksikan Anak-Nya ...selengkapnya
Injil adalah kesaksian tentang Sang Anak ketika Ia datang mengunjungi sejarah. Secara waktu penulisan, Injil Markus adalah yang paling dini kemudian disusul dengan Injil Matius, Lukas, dan Injil Yohanes adalah yang terakhir. Meskipun demikian, Injil Yohanes dapat dikatakan sebagai Injil yang melampaui ketiga Injil sebelumnya. Injil ini ...selengkapnya
Allah mewahyukan empat Injil untuk memberikan kesaksian tentang Anak-Nya. Injil Yohanes adalah Injil di atas ketiga Injil yang lain. Injil Yohanes mengandung pengertian Kristologi yang lebih dalam daripada seluruh Kristologi di sepanjang sejarah. Kristologi dalam Injil Yohanes merupakan sumber kebijaksanaan dan pengertian yang melampaui semua ...selengkapnya
“Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.” (Mzm. 90:12)
Setiap orang memiliki perasaan yang berbeda-beda ketika menyongsong tahun yang baru. Orang tua akan memiliki perasaan yang berbeda dari anak muda. Anak muda akan menyongsong tahun baru dengan perasaan begitu sukacita karena usianya ...selengkapnya
Kita telah melihat bagaimana Tuhan membangkitkan Yohanes Pembaptis untuk melanjutkan pelayanan seperti yang telah dilakukan oleh Elia dalam Perjanjian Lama. Elia merupakan nabi yang boleh dikatakan sebagai wakil dari semua nabi dalam Perjanjian Lama setelah Musa. Elia tidak pernah menulis buku, tidak seperti Yesaya atau Yehezkiel. Namun dia adalah ...selengkapnya
Ketika Yohanes Pembaptis akan dikaruniakan bagi dunia ini, malaikat diutus dengan membawa satu kalimat penting, “Dia akan mempunyai niat dan kuasa dari Elia.”[1] Di dalam Kitab Suci, Elia dan Yohanes Pembaptis dikategorikan sama-sama mengembalikan hati umat kepada Bapa dan mengembalikan hati Bapa kepada anak-anak-Nya. Kedua orang ini sama-sama ...selengkapnya
Peranan Gereja yang sejati dan theologi yang sejati sangat berkaitan erat. Tahukah Anda bahwa di sepanjang sejarah gereja di Indonesia, yang sudah berjalan sekitar 400 tahun ini, GRII (Gereja Reformed Injili Indonesia) adalah satu-satunya gereja yang mempersiapkan dan memaparkan pendidikan theologi yang begitu luas, bukan hanya untuk hamba Tuhan ...selengkapnya
Ada orang yang berpikir bahwa ia ingin menjadi penguasa dan semua orang lain yang mengganggu atau menghalangi keinginannya harus disingkirkan. Orang seperti ini tidak suka jika di kelasnya ada orang yang lebih pandai darinya, ada orang lebih terkenal darinya. Akibatnya, banyak orang pandai dibenci oleh orang-orang bodoh. Kalau Indonesia seperti ...selengkapnya
Allah Tritunggal adalah Allah yang Mahaesa. Allah Tritunggal adalah Allah satu-satunya yang ber-Ada. Di luar Allah Mahaesa tidak ada Allah lain yang dikenal oleh orang Kristen. Orang Kristen mengenal Tuhan Allah di dalam diri Kristus yang membawa kita masuk ke dalam pengenalan terhadap Bapa-Nya. Yesus berkata bahwa tanpa Anak, tidak ada seorang pun ...selengkapnya
Kisah Para Rasul 19
Di dalam seluruh Kisah Para Rasul, hanya empat kali dicatat bahwa Roh Kudus turun, dan di dalam Kisah Para Rasul 1:5-8, dicatat Yesus pertama kali menubuatkan turunnya Roh Kudus. Ini merupakan suatu penggenapan janji yang sudah dinubuatkan di dalam seluruh Perjanjian Lama dan diingatkan oleh Yohanes Pembaptis, lalu ...selengkapnya
Kisah Para Rasul 10:23-48
Dalam Kisah Para Rasul 10 terlihat bahwa Petrus dan Kornelius adalah dua pihak yang tidak saling mengenal. Tetapi Tuhan mendengar doa Kornelius dan menghendaki agar Petrus pergi menemui Kornelius. Jadi, Tuhan yang mempersatukan kedua orang yang tidak saling mengenal itu. Tuhan menerima doa Kornelius lalu memberitahukan ...selengkapnya
Kis. 8:14-25, 10:23-48, 19:1-7
Turunnya Roh Kudus ke dalam dunia merupakan pemberian Allah yang terbesar bagi Gereja. Janji Allah yang terbesar adalah hidup kekal, dan hidup kekal diberikan melalui Roh Kudus yang membawa kita untuk taat kepada Kristus. Namun, hanya empat pasal di dalam Kisah Para Rasul (pasal 2, 8, 10, dan 19) yang mencatat bahwa ...selengkapnya
Turunnya Roh Kudus ke dunia adalah pemberian terbesar Allah bagi Gereja. Hidup kekal adalah janji terbesar Allah. Hidup kekal diberikan melalui Roh Kudus yang membawa kita untuk taat kepada Kristus. Inilah definisi orang Kristen sejati menurut 1 Petrus 1:2, yang mencakup karya Tiga Pribadi Allah Tritunggal: i) dipilih oleh Allah; ii) dikuduskan ...selengkapnya