Seri kotbah Pdt. Dr. Stephen Tong memberikan fondasi iman yang kokoh dan menjadi pillar yang kuat bagi pertumbuhan iman saudara semua untuk menjadi saksi Kristus berbuah di dunia ini.
Hukum kelima hingga kesepuluh adalah enam perintah yang berkaitan dengan relasi antar manusia, agar manusia dapat hidup rukun, suci, aman, dan bahagia. Maka perintah pertama dari bagian ini: Hormatilah ibu-bapa yang telah melahirkan dan membesarkanmu. Meski mungkin mereka bukanlah orang tua yang sempurna, namun setidaknya, Tuhan telah memberi ...selengkapnya
Salah satu isu penting di dalam hukum keenam adalah mengapa Allah memerintahkan bangsa Israel untuk membunuh habis tujuh suku di Kanaan? Pada hari Sepuluh Hukum diturunkan, Musa memerintahkan orang Lewi untuk membunuh tiga ribu saudaranya sendiri. Sebagai suatu perbandingan yang unik, ketika Roh Kudus turun, tiga ribu orang diselamatkan. Ini ...selengkapnya
Jangan membunuh adalah salah satu perintah yang paling kuat di dunia. Perintah ini bukan dari manusia kepada manusia, melainkan perintah dari Allah Pencipta kepada manusia ciptaan-Nya. Manusia adalah ciptaan yang bernilai, yang diberi peta teladan Allah untuk merefleksikan kemuliaan-Nya, menjadi pelaksana kehendak-Nya. Namun, justru karena manusia ...selengkapnya
Hukum keenam merupakan hukum yang menyangkut relasi manusia dengan manusia secara umum tanpa kualifikasi khusus, seperti orang tua dan anak, atau pimpinan dan anak buah. Demikian ini berlaku untuk seluruh sisa hukum Taurat ini.
Mengapa setelah perintah hormati ayah dan ibu, lalu dilanjutkan dengan “Jangan membunuh”? Allah ingin manusia menghargai ...selengkapnya
Hukum kelima adalah hukum pertama dari tanggung jawab manusia terhadap sesamanya. Anak yang berusia baru dua tahun sudah bisa membuat ibunya pusing. Dia ingin mengatur segala sesuatu, semua harus tunduk dan mengikuti keinginannya. Demikian juga relasi manusia dengan Allah. Manusia sering kali ingin melawan kedaulatan Allah dan memaksakan ...selengkapnya
Empat hukum telah kita bahas berkenaan dengan relasi vertikal antara manusia dan Allah. Seluruh ketidakberesan kehidupan dimulai dari individu yang relasinya tidak beres dengan Allah. Masalah diawali dengan sikap tidak takut akan Tuhan dan tidak mau bertanggung jawab kepada Sang Pencipta. Itu sebabnya, Allah mengawali hukum-Nya dengan empat hukum ...selengkapnya
Sepuluh Hukum adalah patokan dan dasar etika dunia di sepanjang sejarah. Landasan hukum Tuhan mutlak, berbeda dengan landasan hukum manusia yang bersifat relatif dan subjektif. Tuhan Pencipta yang mutlak suci sedangkan manusia hanyalah ciptaan dan tercemar dosa, sehingga tidak mungkin hukum manusia bisa mencapai kualitas dan standar hukum Allah. ...selengkapnya
Kita sudah menyelesaikan pembahasan hukum kedua. Allah tak mengenal kompromi terhadap penyembahan allah palsu. Allah sejati yang suci, tidak akan membiarkan manusia yang Dia ciptakan seturut peta teladan-Nya, membagi kemuliaan yang seharusnya diberikan kepada-Nya kepada objek lain. Dia memberi hidup kekal di dalam Yesus Kristus kepada orang yang ...selengkapnya
[Keluaran 20] ayat 5-6, terjemahan lainnya jangan sujud menyembahnya, juga jangan melayaninya. Sebab Aku, Allahmu adalah Allah yang cemburu. Barang siapa membenci-Ku, Aku akan menuntut kesalahannya sampai keturunannya yang ketiga dan keempat. Tetapi, barang siapa mengasihi-Ku, memegang perintah-Ku, Aku akan menunjukkan kasih setia-Ku sampai ribuan ...selengkapnya
Sepuluh Hukum adalah perintah yang Tuhan berikan kepada Musa untuk diteruskan kepada bani Israel sekitar 3.500 tahun silam. Itu berarti Sepuluh Hukum seribu tahun lebih tua daripada syair Homer, seribu tahun lebih tua daripada Upanishads (Kitab Suci Hindu), dan seribu tahun lebih tua daripada Analects (karya Konfusius). Kita telah melihat bagaimana ...selengkapnya
Selain kekristenan, tidak ada theologi yang memiliki pengertian bahwa kita dicipta oleh Allah, kita dicipta bagi Allah, kita dicipta untuk hidup di hadapan Allah, dan kita dicipta untuk bertanggung jawab kepada Allah. Kita harus hidup bertanggung jawab kepada Allah karena kita dicipta oleh Allah dengan kapasitas yang khusus. Hal ini membuat kita ...selengkapnya
Keluaran 20:1-17
Sepuluh Hukum dalam Kitab Suci memang tidak ada bandingnya. Suatu pengajaran hukum yang sedemikian anggun, komprehensif, melimitasi sekaligus memberi kebebasan pada orang yang melakukannya.
A. Latar Belakang
Sepuluh Hukum diawali dengan firman Allah: “Hai Israel, Akulah Tuhan Allahmu, yang membawamu keluar dari tanah Mesir, ...selengkapnya
Yohanes 1:1-4
Ketika semua rasul sudah mati martir, hanya tersisa Yohanes yang adalah rasul termuda, namun sekarang sudah berusia lebih dari 90 tahun. Sudah lebih dari 20 tahun yang lalu Paulus mati martir dan Petrus mati dipaku terbalik. Saat itu sudah tidak ada lagi rekan seiman Yohanes yang bisa diajak melawan empat musuh gereja. Akhirnya dia ...selengkapnya
Yoh. 1:4-5
Yohanes 1:4 bisa juga diterjemahkan: Di dalam Firman ada hidup, dan hidup ini adalah terang manusia. Terang menerangi kegelapan, tetapi kegelapan tidak mau menerima terang. Kita telah menyinggung sedikit tentang terang. Dan dari pembahasan tentang budaya-budaya yang berkaitan dengan Logos, kita juga telah melihat bahwa pemikiran Yohanes ...selengkapnya
Ecce Homo by Antonio Ciseri
Seorang gadis muda bernama Frances Ridley Havergal meninggalkan rumahnya di Inggris untuk melanjutkan studinya di kota Düsseldorf, Jerman. Pada suatu kesempatan, di dalam ruang belajar pendetanya, ia melihat ada moto yang tertulis di bawah suatu lukisan berjudul “Ecce Homo”. Lukisan tersebut sedang ...selengkapnya
Logos dalam Filsafat Tiongkok dan Filsafat Gerika
Yohanes 1:1-3
Telah diutarakan sebelumnya bahwa di antara sekitar 20 kebudayaan terbesar yang pernah muncul dalam sejarah manusia, hanya 3 kebudayaan yang membicarakan tentang Logos. Dua kebudayaan berada di Asia (Tiongkok dan India) dan satu di Barat (Gerika). Sebenarnya tiga tokoh filsafat ...selengkapnya
Yoh. 1:1-3
Injil Yohanes, dapat disebut Injil di dalam Injil. Injil ini merupakan kesaksian Yohanes, yang ia tulis lebih dari dua puluh tahun setelah Paulus dan Petrus meninggal. Oleh karena itu, Injil ini memiliki kesiapan yang matang dalam menyaksikan Kristus; “Logos jadi manusia” merupakan proklamasi yang tidak pernah muncul dalam ...selengkapnya
Yoh. 1 : 1 - 3
Formasi di dalam Yohanes 1:1 “Pada mulanya adalah Firman”, merupakan bentuk filsafat Gerika dalam upaya mereka mengerti segala sesuatu. Tiga generasi pertama filsuf Gerika kuno yaitu Thales, Anaximander, Anaximenes, masing-masing mengatakan, “Pada mulanya adalah air,” “Pada mulanya adalah udara,” ...selengkapnya