“… membentuk (formation) setiap peserta didik untuk berbagian di dalam sebuah narasi besar Alkitab (the Grand Story of the Scripture).”
Firman Tuhan menyatakan manusia diciptakan sebagai gambar dan rupa Allah yang mulia. Manusia adalah satu-satunya makhluk yang diberikan mandat untuk menaklukkan dunia bagi kemuliaan Allah yang menjadi dasar bagi semua bidang ilmu lainnya.
Tujuan dari mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) bukanlah sekadar memberikan informasi (information) tentang cerita-cerita dan prinsip-prinsip dalam Alkitab, melainkan terutama adalah membentuk (formation) setiap peserta didik untuk berbagian di dalam sebuah narasi besar Alkitab (the Grand Story of the Scripture).
Peristiwa kejatuhan manusia ke dalam dosa membuat manusia terputus secara relasi dengan Tuhan. Efek dosa bukan hanya membuat manusia terpisah dari Tuhan secara spiritual, tetapi juga membuat keterpisahan dari semua relasi manusia, yaitu relasi antar manusia, manusia dengan dirinya sendiri dan relasi dengan alam. Fakta dosa ini menyebabkan semua interpretasi manusia akan ciptaan – semua bidang ilmu pengetahuan – menjadi terdistorsi dan menyeleweng.
Tujuan dari mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) bukanlah sekadar memberikan informasi (information) tentang cerita-cerita dan prinsip-prinsip dalam Alkitab, melainkan terutama adalah membentuk (formation) setiap peserta didik untuk berbagian di dalam sebuah narasi besar Alkitab (the Grand Story of the Scripture).
Banyak sekolah melihat mata pelajaran PAK sebagai pelajaran yang terpisah dari mata pelajaran lainnya. Misalnya mata pelajaran Biologi bisa mengajarkan teori asal mula bumi yang berbeda dari ajaran Alkitab. Sekolah Kristen Calvin berusaha untuk mengintegrasikan semua bidang ilmu pengetahuan di dalam terang firman Tuhan. Segala kebenaran adalah kebenaran Tuhan (all truth is God’s truth). Oleh karena itu, setiap mata pelajaran seharusnya menyatakan kebenaran yang Tuhan rancang dan inginkan pada awalnya.
Menurut Katekismus Westminster, jawaban dari pertanyaan “apakah tujuan hidup umat manusia?” adalah untuk memuliakan Allah dan menikmati Dia untuk selama-lamanya. Panggilan pendidikan Kristen adalah bagaimana setiap ilmu, setiap inci kehidupan ditebus dan dikembalikan bagi kemuliaan Tuhan. Salah satu hal yang menjadi penekanan di dalam SKC adalah bagaimana setiap peserta didik semakin memahami dan menghidupi iman Kristen yang mereka percaya yang tercermin dari karakter kristiani mereka serta perbuatan-perbuatan yang sesuai dengan firman Tuhan.
Apa yang kami harapkan dari peserta didik dalam mata pelajaran PAK ini? Kami berharap peserta didik bukan hanya pandai menghafal ayat-ayat Kitab Suci dan mengerti doktrin namun tanpa pemahaman dan penghayatan. Doa kami adalah dalam mempelajari wawasan pandang Kristen (Christian worldview) peserta didik akan mampu untuk melihat kaitan dan integrasi yang Tuhan nyatakan melalui alam dan melalui firman Tuhan dalam keseharian hidup. Pada akhirnya kami berharap peserta didik dapat mempunyai pemahaman yang kokoh tentang apa dan mengapa mereka beriman di dalam Tuhan Yesus Kristus, serta mampu mempertanggung jawabkan iman mereka kepada dunia.
Pembelajaran iman bukan hanya bersifat kognitif dan personal, melainkan juga bersifat holistik dan komunal dengan melibatkan interaksi dan diskusi kelompok terhadap pertanyaan, studi kasus, maupun presentasi kelompok. Kami berharap lewat rangkaian pengajaran seperti yang digambarkan di atas, peserta didik beroleh anugerah untuk menjadi manusia yang takut akan Tuhan dan berbijaksana serta penuh cinta kasih dalam menyatakan identitas mereka sebagai garam dan terang dunia.
Pdt. Heruarto Salim
Hamba Tuhan GRII Pusat
