Kambing hitam adalah kata yang sudah umum digunakan.
Tetapi tidak semua dari kita mengerti kesulitan menanggung beban orang
lain. Menjadi kambing hitam adalah sesuatu yang berat. Dijadikan kambing
hitam dan difitnah adalah hal yang sangat menyakitkan. Inilah yang akan
kita pelajari bulan ini.
Hari raya Pendamaian merupakan salah satu hari besar
bagi bangsa Israel selain hari raya Roti Tidak Beragi (Passover). Hari raya Roti
Tidak Beragi/Paskah berarti ada korban yang mengganti dosa kita, dan
hari raya Pendamaian berarti ada korban yang mendamaikan kita dengan
Allah. Hari raya Pendamaian dalam bahasa Inggris disebut The Day of Atonement.
Cara yang baik untuk mengingat karya korban yang mendamaikan kita adalah
dengan mengingat bahwa dia mempersatukan kita dengan Allah (Atonement: At-one-ment).
Di dalam Imamat 16, The Day of Atonement muncul
dalam situasi yang menakutkan yaitu sesudah Allah menghukum dua anak
Harun yang mempersembahkan api asing dan melanggar kekudusan TUHAN.
TUHAN adalah Allah yang Maha Kudus dan Dia menghendaki
umat-Nya kudus seperti Dia kudus. Kudus berarti dipisahkan dan dikhususkan
bagi Allah. TUHAN menghendaki agar bangsa Israel beribadah dan menguduskan
dirinya pada hari raya Pendamaian bagi-Nya. Harun harus mempersiapkan
dua ekor kambing, satu untuk korban penghapus dosa dan satu lagi untuk
Azazel. Kambing untuk Azazel ini akan menjadi penanggung dosa seluruh
bangsa Israel, menjadi najis, dan dilepaskan ke padang gurun. Sedangkan
korban penghapus dosa harus dibakar habis termasuk kulit dan kotorannya.
Sesungguhnya, bagaimanakah bangsa Israel dan kita
mendapatkan pendamaian itu? Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau
darah domba jantan menghapuskan dosa (Ibr. 10:3). Tetapi justru oleh
korban-korban itu setiap tahun orang diingatkan akan adanya dosa (Ibr.
10:4). [Sesungguhnya], Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi
jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya (Rm. 3:25a). Kita bermegah
dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah
menerima pendamaian itu (Rm. 5:11).
Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi
dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah (2Kor.
5:21). Karena tubuh binatang-binatang yang darahnya dibawa masuk ke
tempat kudus oleh Imam Besar sebagai korban penghapus dosa, dibakar
di luar perkemahan. Itu jugalah sebabnya Yesus telah menderita di luar
pintu gerbang untuk menguduskan umat-Nya dengan darah-Nya sendiri. Karena
itu marilah kita pergi kepada-Nya di luar perkemahan dan menanggung
kehinaan-Nya. (Ibr. 13:11-13).
Apabila kita merenungkan cinta Tuhan bagi kita, sebenarnya
seberapa besar kasih-Nya bagi kita?
- Tidak mengenal dosa menjadi dosa – bagi kita
- Sang Kudus menjadi najis – bagi kita
- Tidak berutang menjadi penanggung dan penebus – bagi kita
- Penghulu hidup menjadi orang yang menderita dan mati dihukum – bagi kita
Semua ini, mulai dari nomor 1-4, kita tambahkan frasa: bagi kita. Demikianlah cinta-Nya kepada kita. Sehingga, kita yang:
- Berdosa menjadi orang benar – bagi Dia
- Najis menjadi suci – bagi Dia
- Berutang menjadi orang bebas – bagi Dia
- Mati menjadi hidup – bagi Dia
Semua ini, mulai dari nomor 1-4, kita tambahkan frasa: bagi Dia. Demikianlah seharusnya respons kita kepada cinta-Nya.
Kiranya Tuhan mau terus-menerus menyatakan kemuliaan Injil-Nya
di dalam substitutionary atonement di dalam Anak-Nya,
Tuhan Yesus Kristus, sebagai pembenaran kita, penyucian kita, penebusan
kita, dan kebangkitan kita. Kiranya Tuhan juga mau terus-menerus memampukan
kita berespons dengan benar. Amin.
Lukas Yuan Utomo
Redaksi Bahasa PILLAR
Footnote:
Bagi para pembaca Pillar yang ingin mengikuti seri
perenungan Hari Raya bangsa Israel dapat melihat link di bawah. Di dalam
Imamat 23, kita dapat menemukan berbagai macam hari raya bangsa Israel
sebagai berikut:
- Sabat (Sabbath) – Imamat 23:3
- Roti Tidak Beragi (Passover) – Imamat 23:4-8
(www.buletinpillar.org/renungan/kesetiaan-tuhan ) - Buah Sulung (Firstfruits) – Imamat 23:9-14
(www.buletinpillar.org/renungan/the-festivals ) - Tujuh Minggu (Weeks) – Imamat 23:15-21
(www.buletinpillar.org/renungan/pentakosta ) - Serunai (Trumpets) – Imamat 23:23-25
(www.buletinpillar.org/renungan/the-feast-of- )trumpets-the-day-of- remembrance - Pendamaian (Atonement) – Imamat 23:26-32
(https://www.buletinpillar.org/renungan/the-day-of-atonement- )fasting
(https://www.buletinpillar.org/renungan/the-day-of-atonement- )substitution - Pondok Daun (Booths) – Imamat 23:33-36