Generasi milenial disebut sebagai generasi yang memiliki tingkat konsumsi tinggi. Menikmati secangkir kopi yang sedang ‘happening’ setiap hari dianggap lebih bernilai dibanding menabung untuk membeli rumah bagi masa depan. Ini adalah salah satu contoh pemikiran dari kaum milenial. Mereka dianggap sebagai generasi yang memiliki self-awareness di ...selengkapnya
Salah satu yang menjadi keunikan Gerakan Reformed Injili adalah sinkronisasi antara keketatan dan kekukuhan Theologi Reformed dan semangat penginjilan yang berkobar-kobar dari kaum Injili. Di dalam sejarah kekristenan, belum ada gerakan atau kubu yang secara jelas menyatukan semangat ini, walaupun ada tokoh-tokoh yang menjalankan kedua semangat ...selengkapnya
Iman Kristen seharusnya tidak mengasingkan seseorang dari ruang publik. Kebangunan kelima dari rangkaian kebangkitan pemuda Reformed Injili membawa kita kepada suatu pemahaman bahwa kita dipanggil sebagai garam dan terang dunia. Fungsi dari garam dan terang ini bukan berbicara tentang sekadar berbuat baik, melainkan berkaitan dengan ikatan ...selengkapnya
Sebagai pemuda-pemudi yang hidup di tengah zaman yang semakin tidak stabil, kita sering kali khawatir mengenai masa depan kita. Banyak pemuda yang berjuang keras demi menjadi seorang yang “unggul”, tidak terdampar, dan terjerat dengan kemiskinan. Semangat seperti ini timbul karena melihat banyaknya “penyakit” sosial yang tidak habis-habisnya. ...selengkapnya
Setelah terjadi kebangunan doktrinal, epistemologi, dan etika, kebangunan pelayanan harus menyusul. Semakin seseorang mengenal kebenaran, sudah seharusnya semakin ia ingin melayani Tuhan. Ekspresi dari keinginan melayani Tuhan tersebut tidak akan pernah terlepas dari persinggungannya dengan gereja di dunia; baik visible maupun invisible. Melayani ...selengkapnya
Sejauh ini kita sudah membahas 3 kebangunan yang menjadi ciri-ciri dari pemuda Reformed Injili, yaitu kebangunan theologi, epistemologi, dan etika. Kebangunan theologi menjadi langkah pertama yang penting bagi seorang pemuda Reformed Injili. Kelahiran baru seorang Kristen sejati seharusnya diikuti dengan kecintaannya kepada firman Tuhan. Bukan ...selengkapnya
Setelah dua bulan terakhir Buletin PILLAR membicarakan tentang dua kebangunan yang merangkai kerohanian seorang Kristen, kini kita akan membicarakan tentang kebangunan etika. Biasanya, pembicaraan tentang etika merupakan pembicaraan yang paling membosankan, terutama di kalangan generasi muda, karena gambaran umum yang hinggap pada benak generasi ...selengkapnya
Film Avengers: Infinity War mengisahkan Thanos, seorang tokoh antagonis yang menjadi momok bagi para jagoan Marvel. Tidak ada satu pun anggota Avengers yang bisa menghentikan aksi Thanos ini. Selama 2,5 jam film ini menceritakan bagaimana Thanos berjuang mengumpulkan infinity stone satu per satu yang berjumlah 6 buah. Ketika seluruh batu itu ...selengkapnya
Engkau telah membujuk aku, ya TUHAN, dan aku telah membiarkan diriku dibujuk; Engkau terlalu kuat bagiku dan Engkau menundukkan aku. Aku telah menjadi tertawaan sepanjang hari, semuanya mereka mengolok-olokkan aku. Sebab setiap kali aku berbicara, terpaksa aku berteriak, terpaksa berseru: “Kelaliman! Aniaya!” Sebab firman TUHAN telah ...selengkapnya
Pdt. Dr. Stephen Tong sering menyebutkan ada lima aspek kebangunan rohani bagi pemuda Kristen, yaitu kebangunan doktrinal atau theologi, kebangunan epistemologi, kebangunan etika, kebangunan pelayanan, dan kebangunan budaya. Di antara kelima aspek tersebut, epistemologi menjadi salah satu aspek yang sering diabaikan oleh pemuda-pemudi Kristen di ...selengkapnya
Bacaan: Mazmur 50Ketika kita beradu argumen dengan sesama Kristen, biasanya kalimat yang muncul–dikutip
langsung dari perkataan Tuhan Yesus adalah “Jangan menghakimi” (Mat. 7). Tetapi apabila
kita melihat Yakobus 4:12 lebih teliti, kita menemukan bahwa ada Hakimnya yaitu Tuhan
sendiri. Lalu seperti apakah Hakimnya itu (Mzm. 50)?Hakimnya ...selengkapnya
Sekitar sebelas tahun yang lalu, saya terlibat perbincangan hangat dengan seorang rekan senior di pelayanan mahasiswa. Ia adalah mantan koordinator persekutuan, dan kala itu baru menjadi staf junior pada salah satu lembaga pelayanan mahasiswa di Bandung. Karena kami cukup dekat, pembicaraan waktu itu segera menjadi sengit. Sebabnya, kami ...selengkapnya
“Education is the most powerful weapon which you can use to change the world!” Kutipan ini dikatakan Nelson Mandela berkenaan dengan signifikansi dari pendidikan bagi umat manusia. Pada umumnya, orang akan setuju dengan kutipan di atas karena kita percaya bahwa melalui pendidikan kehidupan manusia dapat diubah menjadi lebih baik. ...selengkapnya
“Saya adalah seorang yang penuh kepahitan pak, jujur saja pak, keadaan yang getir terus membuat
kadar kepahitan itu hanya bisa bertambah dan tidak pernah berkurang.”Untunglah si bapak yang penuh kepahitan tersebut masih bisa menceritakan keluh kesahnya
sambil tersenyum manis (ternyata belum pahit total rupanya). Sepanjang satu jam mendatang,
ia ...selengkapnya
Di dalam hidup seorang manusia, terdapat berbagai peristiwa penting yang dapat mengubah hidupnya secara signifikan. Beberapa di antaranya seperti masa ketika dia jatuh cinta, memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dunia kerja, saat mulai berkeluarga, dan lain sebagainya. Setiap peristiwa ini bisa menjadi sebuah batu loncatan atau titik ...selengkapnya
“Kuduslah kamu, sebab AKU kudus.” Kalimat ini dinyatakan Allah kepada Israel, bangsa yang Tuhan pilih untuk menjadi umat-Nya. Hari ini, melalui Kristus, status umat pilihan telah dibukakan kepada banyak bangsa. Maka, kalimat tersebut pun ditujukan kepada kita yang mengakui Kristus sebagai Juruselamat. Mengapa kita harus menjadi kudus ...selengkapnya
Daud adalah seorang yang berkenan di hati Tuhan. Dia bahkan mendapat julukan “a man after His own heart” dari Tuhan sendiri. Ketika kita menelusuri perjalanan hidup orang yang berkenan di hati Tuhan ini, kita akan menyadari bahwa ternyata perjalanan hidupnya bukanlah sesuatu yang sempurna dan tidak bercacat. Daud adalah seorang yang ...selengkapnya
Perintah kedelapan berbunyi, “Jangan mencuri.” Singkat, tetapi sangat bermakna. Di dalamnya, terkandung banyak nilai dan prinsip kebenaran firman Tuhan.Pertama, perintah ini mengakui kepemilikan pribadi. Tanpa adanya kepemilikan pribadi, kita tidak bisa mencuri. Mencuri adalah mengambil hak milik orang lain. Apakah Mencuri ...selengkapnya