Salah satu kata-kata bijak yang sangat terkenal adalah ‘Kenalilah dirimu sendiri’. Know thyself dalam bahasa Inggris atau nosce te ipsum dalam bahasa Latin. Pepatah ini terukir di halaman depan Kuil Dewa Apollo di Delfi. Menurut Wikipedia, tidak pernah diketahui secara pasti siapa yang pertama kali menyatakan ungkapan ini. ...selengkapnya
Suatu hari saya sedang berkumpul dengan beberapa guru sekolah minggu. Seorang dari
mereka menceritakan keluguan seorang anak sekolah minggunya. Sang anak setiap kali
berdoa makan, dia mengucap syukur untuk setiap lauk yang ada di piringnya: Tuhan Yesus,
terima kasih untuk nasi, untuk telur kecap, untuk ayam goreng, untuk sayur lodeh, dan juga
jus ...selengkapnya
Pada tanggal 10 November yang lalu, bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan. Jika kita
mengingat kembali kejadian 10 November 1945, kita dapat memahami mengapa Bung Karno
menetapkannya sebagai Hari Pahlawan. Para pejuang Indonesia memperlihatkan harga diri
mereka sebagai sebuah bangsa yang merdeka, yang tidak dapat didikte sembarangan oleh ...selengkapnya
Sebagai orang yang bekerja di dalam organisasi pada zaman ini, tentu kita tidak dapat menghindar
dari rapat. Rapat adalah suatu kegiatan yang sangat penting bagi suatu organisasi agar berjalan
dengan terkoordinasi. Bahkan pernah dilakukan penelitian untuk mengetahui untuk apa biasanya
para CEO paling menghabiskan waktu mereka, dan jawabannya ...selengkapnya
“Berapa kali Tuhan Yesus dicobai Iblis?” Dengan spontan mayoritas dari kita akan
menjawab tiga kali merujuk kepada pencobaan Tuhan Yesus di padang gurun seperti yang
tercatat dalam Injil Matius Pasal ke-4 dan Injil Lukas Pasal ke-4. Benarkah tiga kali? Kurang
tepat. Karena walaupun kita tidak tahu dengan jelas, namun kita tahu dengan pasti ...selengkapnya
Petrus datang kepada Tuhan Yesus dan bertanya sampai batas berapa kali ia perlu mengampuni
orang lain? Apakah tujuh kali, yang merupakan angka sempurna? Tetapi Tuhan Yesus mengatakan
sampai tujuh puluh kali tujuh (Mat. 18:21-22). Bukan hanya tujuh kali tetapi tujuh puluh kali tujuh
kali. Wow, bisakah kita mengingat untuk menghitungnya sampai ...selengkapnya
Markus 9:14-29
Ayah
: “... jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami.”
Tuhan Yesus : “Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya.”Percakapan di atas bukankah seharusnya dijawab “Jika Aku bisa? Aku bisa!” Jika kita yang
ditanya demikian, pasti harga diri kita segera mencuat dan merasa ...selengkapnya
Apakah yang kau cari dalam hidupmu? Apakah kau menginginkan apa yang ada pada orang lain namun tidak ada pada dirimu? Apakah kau akan bahagia jika kau memiliki semuanya itu? Bahkan sekalipun kau memiliki seluruh dunia, kau tetap tidak akan puas. Hatimu akan terus mencari dan terus merasa kurang puas. Semua orang mencari kasih, memuja kasih, ...selengkapnya
“Those who don’t remember the past are condemned to repeat it,” demikian kalimat pembuka Robert Lemelson, sang sutradara film 40 Years of Silence, an Indonesian Tragedy dalam situs resmi film ini. Ucapan di atas adalah ungkapan dari George Santyana yang dikutip oleh Lemelson sebagai penanda dari tujuan pembuatan film tersebut. ...selengkapnya
Beberapa tahun belakangan ini banyak beredar film bertemakan superheroes dengan twist yang
berbeda. Kalau zaman doeloe, Superman atau superhero lainnya seakan-akan begitu hebat dan bahkan
tak terkalahkan. Banyaknya film demikian mungkin dikarenakan banyaknya orang yang suka menonton
kisah perjuangan seseorang from Zero to Hero. Berbeda dengan zaman ...selengkapnya
Selain orang-orang yang melihat lalu percaya dan orang-orang yang tidak melihat namun
percaya, masih ada jenis kelompok ketiga di Israel. Orang-orang seperti apakah mereka?
Mereka adalah orang yang melihat dan mendengar, tapi tidak percaya. Dan kepada orang
seperti inilah Tuhan Yesus berseru, “Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-
nabi ...selengkapnya
Minggu lalu, kita merenungkan bahwa tanda atau mujizat digunakan oleh Tuhan untuk
menyatakan diri-Nya sebagai Allah sejati di Perjanjian Lama dan Mesias sejati di Perjanjian
Baru. Orang Galilea dan Tomas termasuk orang-orang yang datang dan percaya kepada
Tuhan karena tanda yang diperlihatkan. Namun, tanda atau mujizat ternyata bukanlah cara
yang ...selengkapnya
Injil Yohanes mencatat beberapa macam respons orang-orang yang berinteraksi dengan Tuhan
Yesus. Ada kelompok pencari tanda dan mujizat seperti orang Galilea, ada pula pendosa yang
percaya kepada Injil yang diberitakan seperti orang Samaria, dan ada pula kelompok yang membenci
dan mau membunuh Yesus. Apa yang dapat gereja sekarang pelajari dari ...selengkapnya
Saya teringat sewaktu kecil saya suka menonton film silat dari Tiongkok, Taiwan, maupun
Hongkong yang berlatar Tiongkok kuno. Latar film seperti ini biasanya tidak terlepas dari
lingkungan kerajaan atau kekaisaran, apalagi film yang tidak sekadar memperlihatkan
kungfu, tetapi juga intrik politik di lingkungan istana. Salah satu hal yang masih ...selengkapnya
Kaget? Silakan membacanya sekali lagi untuk meyakinkan diri Anda. Oh ya, tentu saja judul di atas tidak mengalami kesalahan pengetikan. Ide untuk menulis tentang Mr. Amir Sjarifoeddin Harahap datang dari profile picture BB seorang teman yang diberi keterangan bahwa ia seorang Kristen Kalvinis. Terus terang saya terkejut sekaligus malu. Waduh, where ...selengkapnya
Selama beberapa minggu kita telah merenungkan perlengkapan-perlengkapan perang yang paling
ditakuti oleh Iblis, yaitu ikat pinggang kebenaran, baju zirah keadilan, kasut kerelaan memberitakan
Injil, perisai iman, ketopong keselamatan, dan pedang Roh. Dari perlengkapan dan senjata yang
dinasihatkan oleh Paulus, kita mengenal ketangguhan musuh kita. ...selengkapnya
Dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah. (Ef. 6:17)Apakah dapat Anda bayangkan berangkat perang tanpa helm? Prajurit yang paling tangguh
sekali pun tidak akan meremehkan bagian tubuh yang paling penting itu. Bersama dada, kepala
adalah bagian tubuh yang vital. Serangan di kepala dapat membuat seorang petarung ...selengkapnya
Ketika menyaksikan sebuah adegan perang di zaman kuno, ketika senapan dan meriam belum
ditemukan, saya sering kagum melihat keberanian pasukan yang berlari menerjang ke barisan
musuh. Ketika pasukan lawan seperti semut berlari menyerang, pihak yang lain memajukan para
pemanah mereka. Ribuan panah dilepaskan dengan sudut diagonal yang tepat dengan ...selengkapnya