Erwan

Bagaimana Memaknai Masa-Masa Keemasan

Dalam kehidupannya di dunia ini, orang Kristen pasti mengalami masa-masa yang “naik” dan “turun”. Hal ini dapat dimengerti dengan melihat kepada kehidupan Yesus Kristus sendiri sebagai teladan dan model kehidupan orang Kristen. Berkenaan itu, peristiwa pemuliaan Kristus di atas gunung penting dan menarik untuk direnungkan.Injil Lukas mencatat ...selengkapnya

a man riding on the back of a green cart

Tentang Membela Rakyat Kecil

Dalam masa kampanye, kita sering melihat calon-calon pemimpin yang sedang bertarung berbicara atas nama rakyat kecil. Mereka tiba-tiba tampil sebagai pembela kepentingan rakyat kecil, padahal sebelumnya tidak pernah terdengar perjuangan mereka. Tentu saja di Indonesia hati rakyat kecil menjadi rebutan, mengingat jumlah mereka banyak. Orang miskin ...selengkapnya

Rekreasi Mental

Mayoritas warga negara Indonesia menaruh pengharapan bahwa pemerintahan Presiden Jokowi dapat menghadirkan era yang baru di Indonesia. Jokowi, sebelum menjadi presiden, menyadari bahwa perubahan tidak bisa hanya bergantung kepada program pemerintah, tetapi juga oleh warga yang mempunyai mentalitas baru. Maka dari itu, beliau mengusung ...selengkapnya

“Berkatilah, Jangan Mengutuk!”

Akhir-akhir ini, media massa dan sosial dipenuhi oleh berita tentang kekerasan yang terjadi mengatasnamakan agama. Sekelompok orang menyerang kelompok lain dengan alasan membela agama atau menjalankan perintah agama tertentu. Melihat para pejuang agamais itu membuat saya teringat akan Petrus, murid Yesus. Ketika prajurit Romawi menangkap Yesus di ...selengkapnya

Apa Arti Mengasihi?

Mengasihi dan mencintai lebih umum dikaitkan dengan perasaan. Jika saya mengasihi seseorang, itu berarti saya mempunyai perasaan cinta terhadapnya. Apa tindakan saya terhadap yang saya kasihi? Saya mengusahakan kesenangannya dan menjauhkannya dari segala kesulitan dan penderitaan. Namun, pandangan seperti ini, karena tidak lengkap, dapat merugikan ...selengkapnya

“Berapa Roti Ada Padamu?”

Sebagai gereja Tuhan di dunia ini, orang Kristen harus menjadi saksi, mewakili Tuhan Yesus memancarkan terang dan kasih Tuhan kepada dunia ini. Orang Kristen harus menjawab kebutuhan dunia—dalam ruang lingkup yang dapat dijangkaunya—akan damai sejahtera, keselamatan, dan kebenaran dari Tuhan. Untuk menjalankan tugasnya itu, orang Kristen berhadapan ...selengkapnya

Little Good Sheep

Baru-baru ini telah diadakan sebuah pameran buku impor besar-besaran di Bumi Serpong Damai. Buku-buku impor, yang biasanya sulit terjangkau oleh masyarakat Indonesia pada umumnya, baik dalam hal ketersediaan maupun harga, kini dihadirkan dalam jumlah yang spektakular (diklaim jutaan buku) dan potongan harga menggiurkan (kurang dari separuh harga ...selengkapnya

Orang Baik Banyak Musuh?

Ada kejanggalan ketika kita membaca bahwa di dalam ucapan berkat pada Khotbah di Bukit, disebut juga berkat kepada orang-orang Kristen yang dicela dan dianiaya karena nama Yesus. Bagaimana mungkin orang yang miskin di hadapan Tuhan, yang berduka karena dosanya, yang lemah lembut, yang lapar dan haus akan kebenaran, berbelaskasihan, berhati suci, ...selengkapnya

Etika Yang Termotivasi Belas Kasihan

Untuk memperjelas gambaran-Nya tentang siapa penghuni kerajaan-Nya, Tuhan Yesus sering kali mengontraskannya dengan siapa yang jelas-jelas bukan penghuni kerajaan-Nya. Seperti dalam sebuah perumpamaan, jelas-jelas ditunjukkan bahwa hamba yang tidak berbelaskasihan pasti tidak mendapat tempat di dalam kerajaan-Nya. Hamba tersebut berutang sepuluh ...selengkapnya

Undangan Bagi Yang Lapar dan Haus

Hari raya Imlek, seperti hari raya keagamaan lainnya, identik dengan hidangan-hidangan yang kaya, baik dalam hal rasa, warna, maupun lemak. Masakan di atas meja makan membumbui kebersamaan sanak saudara atau keluarga yang jarang-jarang dapat berkumpul dan makan bersama. Itu pula yang membuat Imlek menghadirkan ekspektasi menyenangkan bagi yang ...selengkapnya

Melihat Allah

Di dalam kelanjutan Khotbah di Bukit, Yesus mengatakan, “Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah” (Mat. 5:8). Ayat ini tentu saja sangat relevan dengan orang modern yang menuntut pembuktian empiris tentang keberadaan Allah. Tanpa bukti nyata, mereka kesulitan percaya kepada Allah. Namun, apa yang sebenarnya ...selengkapnya

Lahirnya Sang Pemilik Bumi

Hari Natal menghadirkan suasana yang tidak berubah dari satu Desember ke Desember berikutnya. Selalu ada pengalaman yang tidak dapat dilukiskan, yang tidak ada pada hari besar lain, sebagaimana peringatan Jumat Agung dan Paskah juga mempunyai nuansanya sendiri. Kalau dipikir-pikir, apa yang membuat Natal menjadi hari yang istimewa, sehingga ...selengkapnya

Dari Peratapan ke Perayaan

Ucapan bahagia kedua dalam khotbah di bukit mengandung paradoks: “Berbahagialah orang yang berdukacita” (Mat. 5:4). Bagaimana mungkin orang yang berdukacita adalah orang yang berbahagia? Bukankah selama ini kita selalu memahami makna bahagia sebagai yang berlawanan dengan dukacita? Air mata ratapan dan tawa bahagia adalah dua hal yang tidak ...selengkapnya

Berkat Bagi Yang Miskin

Siapa yang tidak pernah bermimpi menjadi orang kaya? Orang miskin ingin menjadi kaya. Orang kelas menengah ingin mempunyai daya beli lebih tinggi. Orang kaya ingin menjadi lebih kaya dari yang lain. Orang terkaya di dunia ingin mempertahankan peringkatnya supaya tidak ada yang lebih kaya darinya. Semua yang ingin kaya mengasumsikan satu hal: ...selengkapnya

Berkat Tuhan 100 Kali Lipat

Orang muda yang kaya pergi dengan sedih dan kecewa karena diminta oleh Tuhan Yesus agar menjual harta bendanya, membagikannya kepada orang miskin, dan mengikuti Dia. Yesus meminta pengikut-Nya untuk meresponi panggilan-Nya secara total. Jika mau jadi pengikut-Nya, tidak bisa sambil sambil mempunyai berhala, tuhan lain, dalam hati. Yesus pun ...selengkapnya