Search Results for: 6 2

Adil = Sama Rata?

“Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.” Bagi kita yang sudah terbiasa dengan hukum dunia, ayat ini agaknya kurang adil. Mengapa Tuhan malah membantu orang yang sudah mendapatkan banyak? Bukankah kita harus ...selengkapnya

“Simplisitas” ala Kristen

Pecinta film pasti sangat dekat dengan istilah spoiler. Ya, itu adalah sebuah kata yang mewakili realitas yang paling dibenci oleh para pecinta film. Kita lebih senang dengan mengetahui keseluruhan film dan bukan hanya bagian-bagian kecil dari apa yang kita tonton. Bagaimana mungkin kita dapat menikmati secara penuh sebuah film jika sudah tahu ...selengkapnya

On Apologetics: The Point of Contact

Introduksi: Sebuah DilemaApakah kesan yang paling pertama muncul di benak kita jika mendengar kata “apologetika”? Rumit? “Membela” Allah? Perlu cari banyak bukti? Buang-buang waktu? Biasanya kalau kita mendengar kata ini, kita akan membayangkan ada seseorang (atau sekumpulan orang), yang “setidaknya sudah cukup ...selengkapnya

Harga Pengampunan

Pernahkah Saudara membaca kutipan dari Timothy Keller di bawah ini?“... God’s grace and forgiveness, while free to the recipient, are always costly for the giver.... From the earliest parts of the Bible, it was understood that God could not forgive without sacrifice. No one who is seriously wronged can “just forgive” the ...selengkapnya

Gereja Mula-Mula = Gereja Masa Kini?

Setelah Tuhan Yesus naik ke sorga, maka pelayanan-Nya dilanjutkan oleh para rasul. Jelas pelayanan ini tidak mungkin bisa dikerjakan dengan kekuatan manusia semata. Roh Kudus yang memulai semua pelayanan ini, maka para murid harus menunggu saatnya Dia memimpin. Serangan Iblis segera nyata setelah Roh Kudus dicurahkan yaitu dengan adanya pelecehan ...selengkapnya

Berjalan Bersama Tuhan: Melewati Pencobaan (1)

Sesudah berbulan-bulan melewati pandemi dan merenung di tempat kita masing-masing, mari kita melihat apa saja yang sudah kita renungkan seputar virus corona: 1. Melihat Tuhan (dan rencana-Nya) di balik semua yang kelihatan.[1] 2. Menghadapi ketakutan dengan mengasihi dan mengucap syukur.[2] 3. Melihat Tuhan (dalam kemurahan-keagungan-Nya) di dalam ...selengkapnya

Historical Significance

Salah satu hal yang menakutkan dalam hidup ini adalah hidup yang menguap tanpa signifikansi. Kitab Pengkhotbah menuliskan tentang kesia-siaan hidup dengan begitu gamblang, bagaimana setelah kita mati, jejak kita akan terhapus dari sejarah dan kita akan dilupakan! Lalu ditambah kenyataan bahwa Alkitab sudah ditutup sehingga tidak ada lagi ...selengkapnya

Reflection on Oratorio Messiah (10): God Is Like A Fire

Pengetahuan bukan hal yang sederhana. Sebuah koin tidak bisa dipahami hanya dengan melihat satu sisi saja. Masih ada sisi lainnya untuk kita pelajari agar mengerti secara utuh. Begitu juga dengan ilmu pengetahuan. Banyak aspek, sudut pandang, dan cara berpikir yang harus kita pelajari untuk mengerti sebuah ilmu secara lebih utuh. Orang yang bodoh ...selengkapnya

It’s Just How the Way Things Are

Dalam kehidupan manusia, ada dua hal penting yang selalu dicari, yaitu hal jasmani dan hal rohani. Manusia tidak mungkin terlepas dari kedua hal ini karena manusia memang terdiri dari tubuh dan roh, dua hal yang berbeda tetapi membentuk satu kesatuan yang utuh. Berkhof menyebutnya sebagai union of life. Fakta yang menarik adalah bahwa manusia ...selengkapnya

The God Who Has Been My Shepherd

Secara harfiah, arti nama Yakub adalah “memegang tumit seseorang”, yang secara kiasan di masa itu artinya adalah penipu. Realitasnya, Yakub hidup dengan menipu dan ditipu orang-orang di sekitarnya. Ia menipu Esau dengan semangkuk kacang merah. Yakub juga menipu ayahnya untuk mendapatkan berkat anak sulung. Ia menipu dan juga ditipu oleh ...selengkapnya

One Movement

“COVID-19”, siapa sangka virus SARS-CoV-2 yang kecil ini bisa mengubah banyak hal di dalam kehidupan kita. Gereja pun ikut terdampak karena pandemi ini. Lebih dari empat bulan ini kita kesulitan melaksanakan ibadah fisik seperti biasanya. Ibadah terpaksa dilaksanakan secara daring melalui berbagai media yang ada, dan kalaupun dapat diadakan secara ...selengkapnya

Apa yang Kita Doakan?

Orang-orang Jepang datang ke kuil untuk berdoa meminta sesuatu yang mereka harapkan atau sesuatu yang ingin mereka capai, kemudian mereka akan mengambil sesuatu yang menunjukkan keberuntungan mereka tahun itu. Tentu saja, yang diharapkan adalah hal-hal yang mencakup kehidupan mereka, seperti sekolah, pekerjaan, percintaan, dan lainnya. Doa-doa itu ...selengkapnya

Mengenal Dia, Mengenal Diri

“Siapa lagi yang mengenal kita selain kita sendiri?” Kalimat ini menjadi pendorong bagi banyak orang dalam menjalani hidupnya. Mereka merasa bahwa apa yang mereka lihat dalam dirinya adalah suatu kebenaran yang menyatakan siapa mereka sesungguhnya. Mereka beranggapan bahwa mereka benar-benar mengetahui apa yang menjadi hobinya, ...selengkapnya

Realisme Eskatologis

Bagi orang Kristen, pemahaman apa pun yang kita miliki mengenai bagaimana segala sesuatu berada saat ini, tidak dapat diartikulasikan secara memadai, tanpa merujuk kepada parousia, yakni masa ketika ciptaan akan ditransformasikan. Realitas kita saat ini adalah suatu keberadaan non-reduktif yang akan diubahkan, yang “keberadaannya” ...selengkapnya

Siap, Grak!

Setiap memasuki tahun yang baru, mungkin sebagian besar dari kita akan melangkah dengan optimisme yang membara. Tahun yang baru seolah menawarkan adanya kesempatan yang lebih baik, harapan yang lebih besar, dan masa depan yang lebih cemerlang. Lembaran baru ini seolah mengandung jaminan bahwa hari esok akan lebih positif dibanding hari-hari ...selengkapnya