Tulisan oleh "Diana Samara" (19 buah)

Artikel

The Boy in the Striped Pyjamas

A Boy, THE Boy, or MY Boy?

Selengkapnya...

Artikel

Mendesain Hidup

My Way in Your Name

Selengkapnya...

Artikel

Ideal = Tidak Bisa Diaplikasikan?

Ketika penciptaan (creation), manusia sepenuh-penuhnya ideal menjalankan firman Tuhan, sesuai dengan apa yang Tuhan mau karena manusia adalah imago Dei (peta teladan Allah) yang “sungguh amat baik”. Tidak ada suatu gap antara keberadaan dunia tempat di mana Adam dan Hawa tinggal yang membuat mereka harus berpikir keras dan mengeluarkan “kebijaksanaan”-nya untuk membuat agar firman Tuhan dapat diaplikasikan sesuai kondisi saat itu. Yang ada adalah seluruh yang dipikirkan mereka, seluruh yang dirasakan, seluruh yang dikehendaki, seluruh yang dikerjakan, seluruhnya ideal, sesuai dengan yang Tuhan mau. Namun semuanya itu menjadi suram ketika manusia jatuh ke dalam dosa. Tidak ada lagi yang ideal dalam hidup manusia, dalam arti manusia tidak lagi mempunyai pikiran, perasaan, kehendak, dan tindakan yang sesuai dengan maunya Tuhan.

Selengkapnya...

Artikel

Creation of Man

Berbeda dengan segala ciptaan yang ada, manusia diciptakan spesial adanya. Terkagumkah Anda akan ciptaan Allah ini? Seluruh alam semesta dan isinya diciptakan Allah “hanyalah” dengan firman-Nya. Ketika Allah berfirman “Jadilah…” maka “Jadilah…” Tak ada bentukan dari tangan Allah. Tak ada hembusan dari nafas Allah.

Selengkapnya...

Artikel

Antara Beranak Cucu dan Mengatur Jumlah Anak

Manusia diperintahkan untuk “beranak cucu dan bertambah banyak sampai memenuhi bumi” di dalam Kejadian 1:28. Perintah ini tidak hanya ditujukan kepada orang Kristen saja, tetapi juga untuk non-Kristen, karena perintah ini diberikan baik sebelum kejatuhan manusia ke dalam dosa (Kej. 1) dan juga setelah peristiwa air bah (Kej. 9); yaitu setelah manusia jatuh ke dalam dosa. Lalu bagaimanakah dengan Kontrol Kelahiran melalui Program Keluarga Berencana (KB)? Apakah pandangan Alkitab berkaitan dengan hal ini?

Selengkapnya...

Artikel

Perbedaan Anugerah Umum dan Anugerah Khusus

Anugerah di dalam Theologi Reformed dibagi di dalam dua kategori, anugerah umum dan anugerah khusus (anugerah keselamatan). Apakah arti sesungguhnya dari anugerah? Apa perbedaan dan keunikan dari masing-masing anugerah tersebut?

Selengkapnya...

Artikel

René Descartes, Model Biomedik, New Age Movement, dan Alkitab: Suatu Tinjauan terhadap Dunia Kedokteran Masa Kini

Dunia kedokteran terus berkembang seiring dengan munculnya konsep-konsep baru yang menawarkan jalan untuk kesembuhan bagi manusia yang sering kita sebut sebagai pasien. Salah satunya adalah pemikiran René Descartes yang memengaruhi konsep dalam dunia kedokteran sehingga memunculkan model biomedik. Dunia menyodorkan berbagai cara tetapi tidak pernah bisa memberikan solusi yang tuntas. Alkitab memberikan cara pandang yang berbeda di dalam sakit penyakit dan penyembuhan pasien. Artikel ini akan membahas hal-hal yang disebutkan di atas.

Selengkapnya...

Artikel

COVID-19, Apakah Responsku?

Virus SARS-CoV-2 tersusun dari RNA dengan lapisan protein dan lipid (lemak). Ukurannya sekitar 100-120 nanometer. Dengan pemahaman ini, maka kita diminta untuk rajin mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Karena sabun mampu menghancurkan lemak, SARS-CoV-2 yang memiliki lapisan lemak tersebut juga bisa dihancurkan sehingga virus tersebut menjadi mati.

Selengkapnya...

Artikel

COVID-19, Work from Home, Vocation

Virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit COVID-19 sanggup meluluhlantakkan kehidupan manusia, bukan hanya secara lokal, regional, nasional, atau antarnegara tetangga, tetapi di seluruh dunia. Para pemerintah negara beramai-ramai memberikan aturan work from home, study from home, apa pun from home. Intinya segala kegiatan yang tadinya dikerjakan di luar rumah, sekarang semua dikerjakan dari rumah. Bahkan kegiatan beribadah pun masing-masing dilakukan dari rumah. Tentu saja kegiatan medis seperti di rumah sakit tidak mungkin dikerjakan dari rumah.

Selengkapnya...

Artikel

COVID-19: New Normal, New Spirit, and New Life

Virus corona, yang dikenal dengan istilah SARS-CoV-2 dan menyebabkan penyakit COVID-19, tidak henti-hentinya membuat manusia di seluruh dunia dipaksa untuk menyesuaikan hidup berdasarkan “maunya dia”. Dari urusan isolasi diri, karantina diri, lockdown, work from home, bahkan beribadah pun harus dari rumah, dan muncul hal yang baru yaitu new normal (suatu kehidupan normal yang baru). New normal menjadi istilah baru dalam kamus kehidupan kita. Kehidupan normal “yang lama” yang biasa kita jalani dalam keseharian, sekarang dibuat mejadi kehidupan normal yang baru, yang berbeda dari sebelum adanya pandemi COVID-19. Kehidupan new normal dicanangkan di seluruh dunia oleh WHO selama vaksin terhadap COVID-19 belum ada. Tetapi, kehidupan new normal ini tidak langsung bisa diwujudkan oleh suatu negara/daerah yang terkena pandemi COVID-19 bila belum memenuhi syarat yang dikeluarkan oleh WHO, yaitu: (1) pemerintah bisa membuktikan bahwa transmisi virus corona sudah dikendalikan, (2) rumah sakit atau sistem kesehatan tersedia untuk mengidentifikasi, menguji, mengisolasi, melacak kontak, dan mengarantina pasien COVID-19, (3) risiko penularan wabah sudah terkendali, terutama di tempat dengan kerentanan tinggi, (4) langkah pencegahan di lingkungan kerja, seperti menjaga jarak, cuci tangan, dan etika saat batuk, (5) mencegah kasus impor virus corona, dan (6) mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi dan terlibat dalam transisi menuju new normal.

Selengkapnya...

Artikel

COVID-19: Online Meeting, Saving Your Time, Redeeming Your Time

COVID-19 masih saja belum selesai. Dia masih menjadi pandemi di seluruh dunia. Dia masih menjadi ketakutan bagi banyak orang. Setiap negara berusaha untuk menurunkan angka kesakitan dan angka kematian karena COVID-19 dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan mengurangi frekuensi pertemuan dengan orang lain atau mencegah kerumunan yang tidak perlu. Maka diterapkan physical distancing dan social distancing. Salah satu cara pencegahan, yang kemudian seolah-olah menjadi “wajib” dilakukan, adalah melakukan setiap kegiatan melalui online meeting. Apa yang kita rasakan dan alami dengan online meeting?

Selengkapnya...

Artikel

COVID-19: Vaksin, Imunitas, dan Pemeliharaan Allah

Akhir-akhir ini berita tentang vaksin COVID-19 gencar diberitakan. Berbagai negara berlomba-lomba untuk memproduksi vaksin demi mencegah penyebaran COVID-19, termasuk Indonesia. Masyarakat sangat berharap bahwa adanya vaksin ini akan mencegah mereka dari terjangkit virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit COVID-19 yang ditakutkan itu, terutama mereka yang berusia lanjut atau yang memiliki penyakit tertentu seperti diabetes melitus, sakit jantung, hipertensi, atau penyakit paru lainnya.

Selengkapnya...

Artikel

COVID-19: Allah, Setan, dan Malaikat Pencabut Nyawa

Di dalam masa pandemi COVID-19 ini, agak ironis ketika melihat respons hidup kita terhadap COVID-19. Seharusnya Allahlah yang kita takuti dan menjadi fokus dalam setiap aspek hidup kita, seperti yang tertulis dalam Amsal 1:7, “Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.” Tetapi di masa pandemi ini, yang terjadi adalah COVID-19 justru menjadi allah kita. Kita lebih takut akan kehadiran COVID-19 ataukah Allah?

Selengkapnya...

Artikel

Covid-19: Anosmia, Parosmia, dan Dosa

Istilah anosmia menjadi tren di masa pandemi COVID-19 ini. Istilah anosmia yang tadinya terdengar asing dan tidak kita ketahui artinya sekarang menjadi satu kata yang umum kita baca, dengar, atau utarakan sendiri. Anosmia adalah bahasa Latin dengan dua penggalan kata “an”, yang artinya “tidak”, dan “osme”, yang artinya “bau”. Jadi anosmia berarti kehilangan kemampuan mencium bau. Ada juga istilah hiperosmia, yang berarti peningkatan kemampuan mencium bau; hyposmia, yang berarti penurunan kemampuan mencium bau; parosmia, yang berarti salah menafsirkan apa yang dicium, misalnya bau kentang goreng dirasakan seperti mencium daging busuk. Proses penciuman terjadi ketika bau yang masuk ke dalam hidung diterima oleh sel-sel saraf yang berfungsi membau. Sel-sel ini kemudian mengirim sinyal ke otak di bagian temporal sehingga bau teridentifikasi. Bila ada gangguan atau kerusakan di jalur tersebut, akan terjadi gangguan penciuman.

Selengkapnya...

Artikel

Covid-19: Vaksin dan Intervensi Allah

Boleh dikatakan tahun 2021 adalah Tahun Vaksin COVID-19. Bagaimana tidak, hampir seluruh negara yang ada di dunia menyelenggarakan vaksinasi untuk menangkal COVID-19. Negara-negara berlomba-lomba melakukan vaksinasi sebanyak mungkin bagi warganya secara gratis, kalau bisa seluruh warganya mendapatkan vaksin agar terhindar dari penyakit COVID-19 tersebut.

Selengkapnya...

Cari
App Android
Kini tersedia aplikasi untuk ponsel atau tablet Android Anda!
Android App di Google Play
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

1. Berdoa untuk BCN 2021 dan NRETC 2021 yang telah dilaksanakan. Bersyukur untuk puluhan ribu anak-anak dan remaja yang mengikuti kedua acara ini. Berdoa kiranya Roh Kudus menyertai mereka dalam pertumbuhan iman mereka, memberikan pengertian akan signifikansi Gereja di dalam dunia ini, dan menyadari besarnya anugerah yang diberikan Tuhan melalui Gereja di dalam dunia.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
Kalau itu suara Bapa dari Surga, mat 3:17 & Mat 17:5. Bagaiman menjelaskannya denga Yihanes 5:37, dimana suara...

Selengkapnya...

Dengan hormat Pdt. Stephen Tong, kutiplah ayat dengan benar! Di dalam kitab Yesaya 1 tidak pernah mengatakan “Aku...

Selengkapnya...

tema pertanyaan2 yg selalu menteror manusia selama dia ada(hidup). Dan semua mengejarnya hanya dg "alat" yg...

Selengkapnya...

Terima kasih karena tulisan ini menguatkan dan meneguhkan kembali hati yang telah bertobat. Pertobatan sejati berarti...

Selengkapnya...

Tulisan Pak Erwan ini sangat inspiratif bagi diri saya bahwa sebagai pengkikut Yesus Kristus ada amanat agung yang...

Selengkapnya...

© 2010, 2021 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲