Seri kotbah Pdt. Dr. Stephen Tong memberikan fondasi iman yang kokoh dan menjadi pillar yang kuat bagi pertumbuhan iman saudara semua untuk menjadi saksi Kristus berbuah di dunia ini.
Selamat Tahun Baru kepada semua pembaca setia PILLAR!
Pada awal tahun kita secara otomatis lebih ada nuansa merenung dan merefleksikan apa yang sudah kita lalui selama setahun atau bahkan sepanjang hidup kita di belakang, dan menulis rencana untuk masa depan. Artikel “Pemuda dan Pertanggungjawaban Iman” sebagaimana judulnya berbicara ...selengkapnya
Pemberian Allah yang terbesar bagi dunia adalah mengirimkan Anak-Nya yang Tunggal untuk menjadi Juruselamat, Mediator satu-satunya bagi manusia; dan pemberian Allah yang terbesar bagi gereja-Nya adalah mengirim Pribadi Ketiga Allah Tritunggal, yaitu Roh Kudus, menjadi Penghibur, Pendamping, sehingga gereja dapat masuk ke dalam seluruh kebenaran ...selengkapnya
“Aku percaya kepada Roh Kudus” adalah pernyataan iman dan doktrin yang penting sekali, karena ini adalah keistimewaan yang diberikan Tuhan hanya kepada orang Kristen. Hadiah terbesar yang Tuhan karuniakan kepada dunia adalah memberikan Anak-Nya yang tunggal sehingga setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang ...selengkapnya
“Aku percaya kepada Roh Kudus” adalah butir ketiga dari Pengakuan Iman Rasuli. Tidak ada agama yang berbicara adanya Pribadi Kedua dan Pribadi Ketiga dari Allah Tritunggal. Mereka tidak memiliki pengertian ini, apalagi kepercayaan kepada Roh Kudus yang adalah Allah. Ketika Allah mencipta segala sesuatu, manusia dicipta berbeda dari segala makhluk, ...selengkapnya
Kini kita memasuki Pengakuan Iman Rasuli bagian ketiga. Bagian pertama tentang Allah Bapa, bagian kedua tentang Allah Anak dan ini yang terpanjang, dan bagian ketiga tentang Allah Roh Kudus. Bagian ketiga dimulai dengan, “Aku percaya kepada Roh Kudus.” Allah Roh Kudus adalah Sang Pendiri Gereja dan Penolong umat Allah. Iman yang sejati harus kepada ...selengkapnya
Ini adalah butir terakhir Kristologi dalam Pengakuan Iman Rasuli. Yesus yang kita percaya bukan hanya manusia yang hidup di dunia selama tiga puluh tiga setengah tahun saja, tetapi Ia sudah ada sejak kekekalan, dan di akhir zaman Ia akan datang kembali. Pribadi Kedua Allah Tritunggal, satu-satunya Juruselamat yang diutus Bapa ke dunia untuk menebus ...selengkapnya
Pengakuan Iman Rasuli merupakan dokumen terpenting yang merangkum dan menyimpulkan seluruh isi Alkitab menjadi rangkaian kepercayaan Kristen. Dalam bahasa aslinya, bahasa Latin, tiga kali muncul kata credo, yang artinya: saya percaya,[1] masing-masing untuk Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Hanya Tiga Pribadi dan tidak termasuk dunia ciptaan, karena ...selengkapnya
Melalui kebangkitan Kristus yang sulung, kita semua akan menerima tubuh yang baru, tubuh kebangkitan, yang mirip dengan tubuh kebangkitan Yesus yang memiliki lima sifat yang berbeda dari tubuh kita sekarang.
Kristus menjadi yang sulung bangkit dari kematian, buah sulung yang menjadi jaminan. Jika buah sulung sudah ada, buah-buah lain akan ...selengkapnya
Kristus turun ke dalam kerajaan maut dan pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati. Kebangkitan Kristus menjadi perayaan terpenting Abad Pertama, karena merupakan penerobosan sejarah, agama, kebudayaan, dan semua pencapaian manusia sebelumnya. Belum pernah ada manusia yang bangkit dari kematian dan tidak mati lagi.
Thomas Carlyle, ...selengkapnya
Yesus mati dan dikuburkan. Allah memberi-Nya kuburan di pinggir kota Yerusalem, dekat sebuah taman, sebuah kuburan baru milik seorang kaya, Yusuf Arimatea. Allah di sorga tahu kebutuhan, mengatur sejarah, dan turut campur tangan di dalam setiap kehidupan orang yang dikasihi-Nya. Maka, sebenarnya kuburan itu telah disiapkan bagi Yesus yang akan mati ...selengkapnya
Tema Pengakuan Iman Rasuli kita masuk ke dalam bagian Kristologi yang menjadi standar iman Kristen segala bangsa dan segala zaman, yaitu sebuah kalimat pendek, “Pada hari yang ketiga, bangkit pula dari antara orang mati.” Inilah puncak dan fokus iman kepada Kristus. Jika Yesus hanya seorang baik, bermoral, rela berkorban, dan menjadi teladan bagi ...selengkapnya
Allah telah menyiapkan sebuah kuburan baru yang belum pernah dipakai untuk menyambut kematian Anak Allah yang tunggal, dan memberi-Nya tempat istirahat terbaik. Seperti telah diungkap sebelumnya, frasa “turun ke dalam kerajaan maut” belum muncul hingga abad ke-7. Umat Kristen memang pernah mendiskusikan tentang Yesus turun ke dalam kerajaan maut, ...selengkapnya
Tema “Yesus dikuburkan” senantiasa menggetarkan hati saya, karena seumur hidup Ia tidak pernah memikirkan bagaimana jika Ia mati, siapa yang akan menyediakan kuburan bagi-Nya. Sekarang banyak pendeta yang belum mati tetapi terus memikirkan di mana nanti dikuburkan, bagaimana mendapat uang pensiun, dan seterusnya. Hal-hal demikian tidak dipikirkan ...selengkapnya
Dari seluruh pembahasan tentang Kristus, hal yang paling memperkenan Allah Bapa di sorga adalah pengenalan akan Anak Tunggal Allah, segala rencana dan anugerah-Nya, serta firman tentang Kristus. Segala kebijaksanaan Allah melembaga di dalam diri Yesus yang berinkarnasi ke dunia, menjadi manusia, berdaging dan berdarah, hidup di tengah manusia, ...selengkapnya
Setiap manusia yang hidup tidak memiliki pengalaman mati. Yang hidup tidak pernah mati, yang mati tidak bisa hidup kembali. Maka pembicaraan tentang kematian adalah rahasia yang mustahil dimengerti oleh para filsuf, disadari oleh para rohaniwan, diuraikan oleh para sastrawan, atau dibahas oleh para budayawan. Kematian merupakan misteri terdalam dan ...selengkapnya
Yesus Kristus mati dan dikuburkan. Kristus yang muncul dalam sejarah merupakan peristiwa yang sungguh-sungguh terjadi. Iman Kristen didirikan berdasarkan peristiwa yang pernah terjadi di dalam waktu dan tempat, karena Allah menciptakan waktu dan tempat sebagai wadah untuk segala yang bersifat materi. Oleh karena itu, manusia ditempatkan di dalam ...selengkapnya
Penyaliban adalah hukuman yang paling tragis di dalam sejarah. Setiap pemerintahan pasti memikirkan cara-cara untuk menakuti rakyatnya. Sejak dahulu kala hingga saat ini, hal seperti ini tidak pernah berubah. Ini merupakan kuasa yang Allah berikan kepada pemerintah, yaitu memberi hadiah kepada mereka yang melakukan kebajikan dan menghukum mereka ...selengkapnya
Manusia dicipta Allah menurut peta teladan-Nya, lebih tinggi dari semua makhluk karena manusia memiliki sifat-sifat Allah sendiri. Di dalam dasar hati manusia ada sifat keadilan, kebenaran, dan kasih. Tetapi semua akhirnya menyeleweng dan tercemar oleh dosa. Distorsi atau pencemaran ini sudah masuk ke dalam agama, kebudayaan, pendidikan, ilmu ...selengkapnya