Search Results for: 6 2

Bapa Kami yang di Sorga (Bag. II)

“Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga...” (Mat. 6:9a)Pernahkah Anda berpikir kenapa Yesus mengajarkan doa tersebut dengan “Bapa kami yang di sorga....”, bukan “Bapa aku yang di sorga...”, mengapa harus memakai kata ganti “kami”? Bukankah di Matius pasal 6 ini, kita diminta masuk ke kamar dan menutup pintu?Doa Bapa Kami bukan ...selengkapnya

Reformation 500: The Rise of Secularism #1

Semenjak kejatuhan manusia ke dalam dosa, sejarah umat manusia terbagi menjadi dua arus besar, yaitu kelompok yang takluk di bawah otoritas Allah dan kelompok yang memberontak kepada Allah. Suka tidak suka, disadari atau tidak disadari, kita hidup di antara salah satu dari kedua arus ini. Kita harus memilih apakah kita mau hidup di tengah arus yang ...selengkapnya

John Wycliffe: Morningstar of the Reformation

John Wycliffe dilahirkan di Yorkshire, Inggris (c. 1320-1330). Wycliffe adalah seorang theolog dan filsuf berkebangsaan Inggris sekaligus juga seorang Reformator. Ia berjasa di dalam pekerjaannya menulis terjemahan lengkap Alkitab berbahasa Inggris, yang pada mulanya berbahasa Latin. Wycliffe termasuk di dalam salah satu Reformator awal gereja. ...selengkapnya

Rapor

Sebentar lagi liburan sekolah berakhir, orang tua, anak-anak, bahkan toko-toko buku mulai mempersiapkan segala perlengkapan sekolah. Bagaimanakah rapormu? Apakah engkau naik kelas atau tinggal kelas? Apakah engkau puas dengan penilaian yang engkau peroleh? Berapa banyakkah catatan “dosa”-mu yang dicantumkan di sana? Sekolah memberikan ...selengkapnya

Lebih Dari Pedang Bermata Dua

Kata-kata seseorang biasanya mencerminkan kepribadian seseorang. Dari seorang penyabar akan jarang keluar kata-kata murka. Demikian juga kesombongan seseorang terdengar dari kata-katanya. Bagaimana dengan Allah? Bagaimana karakter-Nya direfleksikan oleh firman- Nya? Kita sering mengatakan bahwa firman Tuhan menguatkan dan menghiburkan hati. ...selengkapnya

Trinity as Our Worldview: An appreciation of John Frame and Vern Poythress trinitarian approach

Kekristenan pada zaman ini banyak mengalami kegagalan dalam pembelajaran doktrin-doktrin Kristen. Pertama, kita gagal untuk mengerti doktrin secara luas atau berlimpah tetapi juga utuh sebagai satu sistem atau kerangka iman. Sehingga pembelajaran doktrin adalah pembelajaran yang sifatnya hanya menambah informasi. Kedua, karena pengertian kita tidak ...selengkapnya

What is Providence of God?

Banyak orang Kristen, termasuk orang Reformed, yang mengerti doktrin providensia Allah dengan kerangka berpikir manusia berdosa. Providensia Allah menyatakan bahwa Allah terus berinteraksi dengan manusia, dan hal ini seharusnya memberikan penghiburan dan pengharapan bagi manusia. Reaksi seperti ini sangat wajar dan tidak salah, tetapi akan menjadi ...selengkapnya

Reformation 500: Sola Scriptura under Fire #3

“Kita hidup di zaman yang lebih berat dibanding dengan Martin Luther, karena kita menghadapi begitu banyak tantangan filsafat zaman.” Kalimat ini berkali-kali Pdt. Stephen Tong ucapkan dari atas mimbar. Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa pada zaman Luther masih belum ada evolutionism, communism, relativism, logical positivism, dan lain-lain. ...selengkapnya

Padang Belantara

Membaca kisah bangsa Israel di movement keempat dari Pentateukh yakni Kitab Bilangan, seolah menonton sebuah film yang menegangkan. Mungkin inilah bagian paling mencekam mengenai kisah bangsa Israel yang dituliskan oleh Musa. Bacalah kitab ini dan jadilah tercengang!Nama kitab ini mungkin kurang menarik karena diasosiasikan dengan dua peristiwa ...selengkapnya

Doctrine of the Knowability of God

Doctrine of the knowability of God sering dianggap sebagai salah satu doktrin yang paling sentral di dalam kekristenan. Jika Allah tidak dapat dikenal, maka penyembahan kepada-Nya menjadi sesuatu yang mustahil. Beberapa pertanyaan seperti “Allah seperti apa yang harus kita sembah?” dan “Penyembahan seperti apa yang berkenan kepada Dia?” menjadi ...selengkapnya

Bapa Kami yang di Sorga

“Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga...” – Matius 6:9aSebuah doa yang diajarkan oleh Yesus Kristus yang dimulai dengan sebuah kalimat pembuka, “Bapa kami yang di sorga”. Mungkin sudah sering kita mengucapkan doa ini, bahkan menghafalnya dan dapat mengulangnya dengan lancar dari depan hingga belakang. Atau dari belakang sampai ...selengkapnya