Erwan

Iman dan Penglihatan: Kelompok Ketiga

Selain orang-orang yang melihat lalu percaya dan orang-orang yang tidak melihat namun percaya, masih ada jenis kelompok ketiga di Israel. Orang-orang seperti apakah mereka? Mereka adalah orang yang melihat dan mendengar, tapi tidak percaya. Dan kepada orang seperti inilah Tuhan Yesus berseru, “Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi- nabi ...selengkapnya

Iman dan Penglihatan: Kelompok Kedua

Minggu lalu, kita merenungkan bahwa tanda atau mujizat digunakan oleh Tuhan untuk menyatakan diri-Nya sebagai Allah sejati di Perjanjian Lama dan Mesias sejati di Perjanjian Baru. Orang Galilea dan Tomas termasuk orang-orang yang datang dan percaya kepada Tuhan karena tanda yang diperlihatkan. Namun, tanda atau mujizat ternyata bukanlah cara yang ...selengkapnya

Iman dan Penglihatan: Kelompok Pertama

Injil Yohanes mencatat beberapa macam respons orang-orang yang berinteraksi dengan Tuhan Yesus. Ada kelompok pencari tanda dan mujizat seperti orang Galilea, ada pula pendosa yang percaya kepada Injil yang diberitakan seperti orang Samaria, dan ada pula kelompok yang membenci dan mau membunuh Yesus. Apa yang dapat gereja sekarang pelajari dari ...selengkapnya

Kaisar/Bapa

Saya teringat sewaktu kecil saya suka menonton film silat dari Tiongkok, Taiwan, maupun Hongkong yang berlatar Tiongkok kuno. Latar film seperti ini biasanya tidak terlepas dari lingkungan kerajaan atau kekaisaran, apalagi film yang tidak sekadar memperlihatkan kungfu, tetapi juga intrik politik di lingkungan istana. Salah satu hal yang masih ...selengkapnya

Seni Perang Paulus (V): Senjata Terakhir

Selama beberapa minggu kita telah merenungkan perlengkapan-perlengkapan perang yang paling ditakuti oleh Iblis, yaitu ikat pinggang kebenaran, baju zirah keadilan, kasut kerelaan memberitakan Injil, perisai iman, ketopong keselamatan, dan pedang Roh. Dari perlengkapan dan senjata yang dinasihatkan oleh Paulus, kita mengenal ketangguhan musuh kita. ...selengkapnya

Seni Perang Paulus (III): Perisai Iman

Ketika menyaksikan sebuah adegan perang di zaman kuno, ketika senapan dan meriam belum ditemukan, saya sering kagum melihat keberanian pasukan yang berlari menerjang ke barisan musuh. Ketika pasukan lawan seperti semut berlari menyerang, pihak yang lain memajukan para pemanah mereka. Ribuan panah dilepaskan dengan sudut diagonal yang tepat dengan ...selengkapnya

Membutakan Mata: Mujizat yang Terlupakan

Kita telah mengenal Yesus Kristus sebagai terang dunia yang menyembuhkan mata orang buta. Dia tidak hanya menyembuhkan kebutaan mata jasmani tetapi juga mata rohani. Kesembuhan orang yang buta sejak lahir seperti dinyatakan dalam Yohanes 9 membuktikan hal itu. Pada dirinya, mata jasmani dan rohani dicelikkan oleh Tuhan. Setelah sembuh dari ...selengkapnya

Membasuh Mata

Bagaimana rasanya hidup sebagai orang buta di zaman Yesus? Seorang buta biasanya hidup sebagai pengemis karena itulah satu-satunya pekerjaan yang dapat mereka kerjakan. Apalagi, dengan adanya kepercayaan bahwa mereka lahir dalam dosa, tidak ada yang ingin mengusahakan sekolah bagi kaum tuna netra (seperti yang terjadi pada zaman sekarang), mengurus ...selengkapnya

Mengaduk Tanah

Yesus dan murid-murid-Nya suatu kali berjalan melewati seorang yang buta sejak lahir. Ada kepercayaan dalam kebudayaan Yahudi bahwa seseorang buta sejak lahir karena dia dilahirkan dalam dosa (Yoh 9:34). Karena itu, murid-murid Yesus bertanya kepada-Nya, dosa siapakah yang sedang ditanggung orang buta itu, dosanya sendiri atau dosa orang tuanya. ...selengkapnya

Kereta dan Kuda

Suatu kali, saya berada di sebuah kota yang asing untuk melakukan sebuah tugas selama tiga hari. Saya sama sekali belum pernah ke tempat itu sebelumnya, dan buta terhadap jalan dan wilayah di tempat itu. Tidak ada satu orang pun yang saya kenal, kecuali satu orang yang dengannya saya telah membuat janji untuk bertemu.Setelah saya check-in di ...selengkapnya