Search Results for: 42 - 2

The Suffering Messiah and The Glorious Messiah

Gambaran yang paradoks dalam nubuat di Perjanjian Lama tentang kedatangan Kristus sebagai Mesias“Future might be fuzzy but it’s bright.” Kalimat ini muncul dalam salah satu lagu dari Jamiroquai, sebuah band beraliran funk dan acid Jazz asal Inggris, yang terkenal mulai tahun 90an hingga hari ini. Lho, apa pula hubungan antara kalimat dari lagu ...selengkapnya

Persia, Hamba-Ku

“Inilah firman-Ku kepada orang yang Kuurapi, kepada Koresh yang tangan kanannya Kupegang, supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya…” Yesaya 45:1Tuhan akan membuang umat-Nya. Tidak ada lagi yang akan membatalkan hukuman karena murka-Nya ini. Dia akan membuang mereka ke tengah-tengah bangsa-bangsa lain. Bahkan pesan-Nya kepada sang nabi pun ...selengkapnya

Nabi, Nubuat, dan Injil

Pernahkah terbersit di pikiran kita, kira-kira hal apakah yang Yesus bicarakan bersama murid-murid-Nya setelah Ia bangkit? Setelah Ia bangkit, Yesus memiliki waktu kira-kira sekitar 40 hari bersama murid-murid-Nya. Alkitab sendiri secara eksplisit menuliskan bahwa tema utama yang Yesus bicarakan bersama murid-Nya adalah Injil sebagai penggenapan ...selengkapnya

I am Your God and You are My People

Pendahuluan Dalam Buletin PILLAR Edisi 127 (Februari 2014), banyak sekali artikel bertemakan covenant. Sepanjang covenant antara Allah dan manusia yang tercatat dalam Alkitab, ada satu kalimat yang berulang kali muncul yaitu “Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku.” Sounds familiar?Ketika membaca kalimat tersebut, kisah apa yang ...selengkapnya

But Now My Eyes See You

Sepertinya pada zaman ini merupakan hal yang umum untuk berpikir bahwa orang Kristen harusnya menjalani hidup tanpa kesulitan. Apa yang penganut pemikiran demikian pikirkan ketika mereka membaca kitab Ayub? Kitab Ayub dipenuhi dengan keluh kesah yang tidak dapat diucapkan dengan kata-kata. Ayub bingung dengan apa yang sedang terjadi dalam hidupnya. ...selengkapnya

Dia Belum Datang

Ada pandangan yang mengatakan bahwa manusia pada dasarnya adalah baik dan bahwa lingkunganlah yang membuatnya menjadi jahat. Tetapi Tuhan Yesus mengatakan bahwa hanya Satu yang baik (Mat. 19:17). Hanya Allah yang baik dan Dialah sumber segala yang baik, semua kebaikan berasal dari Dia. Manusia yang dijadikan Tuhan pada awalnya adalah amat baik. ...selengkapnya

Konsep Kovenan di dalam Kitab Yeremia: “Aku Akan Menjadi Allahmu dan Kamu Akan Menjadi Umat-Ku”

Pendahuluan Kitab Yeremia merupakan kitab yang sarat dengan nuansa kovenan. Kata kovenan (berit) sendiri muncul sebanyak 23 kali di dalam buku ini.[1] Selain kata kovenan, kata “mendengarkan,” (shama), “tidak mendengarkan,” (lo shama) “hukum,” (torah), “perintah,” (tsavah) yang merefleksikan pemikiran akan kovenan, muncul berulang kali.[2]Selain ...selengkapnya

Kisah yang Dinantikan oleh Para Nabi dan Orang Benar

“Jika Anda bisa mewawancarai siapa saja di dalam sejarah dunia, siapakah orang itu?” Larry King mengatakan, “Yesus Kristus.” Sang pewawancara bertanya lebih lanjut, “Jika Anda bisa bertanya kepada-Nya satu pertanyaan, pertanyaan apakah itu?” Larry menjawab, “Saya ingin bertanya kepada-Nya, apakah Ia ...selengkapnya

Revisiting Our Desolation Row

Pada sebuah malam yang normal di Jakarta - angin panas yang meniup, tingkat polusi udara yang berada di ambang batas “beracun”, dan bunyi klakson kendaraan yang sesekali terdengar – terpampang sebuah pemandangan yang sangat lazim terlihat di jalanan kota besar pada jam pulang kantor, kemacetan arus lalu lintas “stadium ...selengkapnya

A Fragrance of Oppression: Christianity: The First 300 Years

Ketika kita hendak berbicara mengenai kisah Gereja Mula-mula, satu hal yang tidak dapat dilupakan dan yang telah menjadi konteks lahirnya perkembangan kekristenan adalah: penganiayaan. Ya, perkembangan kekristenan lahir di tengah-tengah konteks penganiayaan yang sangat hebat. Sekitar 300 tahun awal (67-300 AD), orang Kristen telah menghadapi banyak ...selengkapnya