Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar. (Rm. 10:2)IntroduksiTulisan ini merupakan rangkaian artikel dari penulis dalam membahas tema besar Buletin PILLAR tahun 2022 mengenai “wahyu”. Dalam artikel ini, penulis akan sedikit merangkum dan ...selengkapnya
Perumpamaan tentang domba yang hilang umumnya ditafsirkan sebagai ajaran untuk
menginjili orang-orang berdosa yang belum mengenal Tuhan (Mat. 18:12-14). Mereka adalah
“domba-domba yang tersesat”, yang tidak berjalan di jalan yang benar. Karena itu, kepada
mereka harus diberitakan jalan yang benar supaya dapat kembali kepada Tuhan. ...selengkapnya
Apakah yang tidak terlihat lebih penting dari apa yang terlihat? Tetapi mengapa sering kali kita lebih memperhatikan apa yang terlihat? Don’t judge the book by its cover, kata pepatah bahasa Inggris. Dalamnya laut dapat diduga, dalamnya hati siapa yang tahu, demikian kata-kata bijak versi Indonesia. Nyatanya, kita lebih terkesima dengan apa ...selengkapnya
Banyak istilah yang digunakan untuk menggambarkan adanya dua sisi dalam hidup manusia: rohani
dan jasmani, akal budi dan emosi, the rider and the elephant (analogi dari Jonathan
Haidt), bahkan diri dan monster yang tersembunyi. Dengan akal budi (the rider) kita
menganalisis dan berasio, tetapi dengan emosi (the elephant) kita bergerak sesuai ...selengkapnya
Kejadian 46:27b mencatat, “Jadi keluarga Yakub yang tiba di Mesir, seluruhnya berjumlah
tujuh puluh jiwa.” Lalu Kisah 7:14 mencatat, “Kemudian Yusuf menyuruh menjemput
Yakub, ayahnya, dan semua sanak saudaranya, tujuh puluh lima jiwa banyaknya.”Wah, membingungkan sekali, Alkitab tidak konsisten. Di Kejadian tulisnya 70 (tujuh puluh)
jiwa, lalu di ...selengkapnya
Budi (1)Legend of the White Snake (Bai She Chuan) atau Legenda Ular Putih masuk ke dalam
empat cerita rakyat teragung dari negeri Tiongkok (muncul sejak dinasti Tang tahun 618-907
dan ditulis zaman Kaisar Qianlong tahun 1733-1735 pada dinasti Qing) dan menjadi tersebar
di seluruh Tiongkok sesudah ditinjau oleh Kaisar. Berbeda dengan Journey to ...selengkapnya
Presiden itu berhasil mewujudkan toleransi beragama di Indonesia. Rakyatnya sangat
religius, tetapi semua pemeluk agama saling menghormati. Pendidikan nasional berhasil
menghasilkan orang-orang yang adil dan beradab. Tidak ada lagi kekejaman dan kebengisan.
Selain itu, terjadi kerja sama yang sangat erat antara satu provinsi dengan provinsi lain. ...selengkapnya
“Kita mau pindah rumah.” Wah, berita yang menyenangkan sekaligus menegangkan.
Didorong oleh kondisi di mana tempat lama sudah tidak memadai, dan ditarik oleh kondisi di
mana tempat baru menyediakan hal-hal yang lebih baik. Untuk seorang muda, pindah rumah
mungkin menggairahkan, tetapi untuk seorang tua, bisa jadi menakutkan.Itulah yang dialami ...selengkapnya
Saya pusing. Saya tidak tahu apakah Baudrillard juga akan mengalami kepusingan yang sama, atau mungkin ia akan lebih pusing lagi. Mengapa? Baudrillard melihat Disneyland sebagai sebuah simulakrum yang menyajikan hiperrealitas, sementara saat ini simulakrum sudah beranak pinak demikian canggih, sampai memproduksi "super" hiperrealitas ...selengkapnya
Tidak ada Tembok PemisahPada edisi sebelumnya, kita sudah membahas mengenai cerita Rapunzel, dari dia
dimanfaatkan sampai akhirnya karakternya terbentuk dan dia dapat bebas, lepas dari penyihir
jahat, dan menjadi berkat bagi orang sekitarnya dengan menyembuhkan orang dengan
rambutnya. Kita juga telah membandingkannya dengan Simson, dan pada edisi ...selengkapnya
Tidak terasa kita sudah memasuki minggu kedua dari 2022. Mungkin di titik ini sebagian dari
kita ada yang merenungkan apakah hidup kita sejauh ini sudah diisi dengan makna dan bukan
kesia-siaan. Masa hidup manusia terbatas dan singkat. Apakah tahun-tahun kita sudah
digunakan untuk hal yang memang bernilai? Untuk perenungan minggu ini, mari kita ...selengkapnya
Bersyukur di dalam masa pandemi kita bisa melangkah masuk ke tahun 2022. Yang tidak
bisa masuk ataupun yang bisa masuk tidak ditentukan engkau warga negara atau ras apa,
kaya atau miskin, ataupun apa agamamu. Tuhanlah yang menentukan! Ada jutaan orang yang
tidak mendapatkan kesempatan hidup di 2022. Sepanjang tahun 2020 tercatat ada 1.952.210
orang ...selengkapnya
Di masa sekarang ini, mungkin kita lebih banyak berkata-kata dengan jari kita yang menari
di atas gawai daripada dengan mulut kita. Mungkin juga kita lebih sering berkata-kata kepada
diri kita sendiri dibandingkan dengan orang lain. Kita menerjemahkan segala sesuatu,
membicarakannya kepada diri sendiri, mengambil kesimpulan, lalu bertindak ...selengkapnya
Kita sudah memasuki minggu Adven yang pertama dan mendekati akhir tahun. Natal mendatang ini akan menjadi Natal kedua di masa pandemi yang masih terus berlangsung. Momen yang tepat untuk kita mengambil waktu refleksi. Apa yang menjadi refleksi Saudara dan saya terhadap dua kali perayaan Natal di tengah pandemi? Tetapi sebelum melanjutkan, ada ...selengkapnya
Tema besar yang menjadi benang merah seluruh rangkaian kisah di dalam Alkitab adalah
tentang Kerajaan Sorga. Tuhan Yesus berulang-ulang mengajarkan perumpamaan yang
biasanya dimulai dengan “Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ....”. Tuhan Yesus mengisahkan
tentang Kerajaan Sorga melalui perumpamaan lalang di antara gandum, biji sesawi dan ragi,
atau ...selengkapnya
Pewaris Kerajaan AllahPeristiwa Virus Corona yang menjangkiti seluruh dunia membuat kita semua berada di bawah
karantina atau lockdown. Istana di negara atau kerajaan mana pun pasti memiliki protokol
yang superketat agar keluarga kerajaan dapat terlindungi dari ancaman virus. Tetapi ada suatu
negeri yang bebas dari corona, yaitu Kerajaan Corona ...selengkapnya
Dalam perumpamaan tentang gandum dan lalang, Yesus membandingkan Kerajaan Allah
dengan seorang penabur yang menemukan bahwa ladang yang ditaburnya dengan benih yang
baik juga menumbuhkan lalang (Mat. 13:24-30). Merenungkan kisah tentang Kerajaan Allah
ini dapat memberikan kekuatan bagi kita yang bekerja bagi Tuhan.Pertama-tama, Allah menabur dan ...selengkapnya
Kucing pergi, tikus menari. Kita memakai peribahasa ini untuk menggambarkan situasi
ketika guru tidak ada, murid bebas berlarian; ketika bos tidak ada, staf bebas semaunya.
Hubungan antara guru dan murid, bos dan staf seyogianya adalah hubungan kawan bukan
lawan. Namun perbedaan kepentingan membuat mereka berdiri berseberangan, salah satu
harus ...selengkapnya