Tulisan oleh "Pdt. Dr. Stephen Tong" (87 buah)

Transkrip

The Word (Part 3)

Injil Yohanes adalah kitab keempat yang Tuhan pakai untuk menyaksikan Anak-Nya datang ke dunia. Jelas bahwa kitab ini bukan saksi tunggal karena saksi tunggal tidak sesuai dengan prinsip kebenaran seturut firman Allah. Sejak dalam Perjanjian Lama tidak diizinkan seorang mengadu kepada tua-tua hanya dengan saksi tunggal. Jikalau engkau melihat seorang bersalah dan akan mengadukannya, maka engkau harus mempunyai dua atau tiga orang saksi. Saksi tunggal bukanlah prinsip Alkitab; saksi tunggal dianggap tidak sah karena saksi tunggal memberikan lowongan kepada Iblis, dapat memudahkan orang yang dendam untuk mencari-cari alasan menjatuhkan orang yang tidak bersalah. Dalam Perjanjian Baru, Tuhan memakai prinsip yang sama, jika ada majelis atau penatua yang bersalah dan ada yang mau mengadukan, maka harus ada 2 atau 3 orang saksi.

Selengkapnya...

Transkrip

Creation or Evolution (Bagian 2)

Science atau Pseudo Science, Fakta atau Hipotesa

Selengkapnya...

Transkrip

Creation or Evolution (Bagian 3)

Kelemahan bukti-bukti evolusi

Selengkapnya...

Transkrip

Creation or Evolution (Bagian 4)

“Berapakah umur manusia”

Selengkapnya...

Transkrip

The Battle of the Ages (Bagian 1)

The Orthodox Faith

Selengkapnya...

Transkrip

The Battle of the Ages (Bagian 2)

The Importance of the Word

Selengkapnya...

Transkrip

The Battle of the Ages (Bagian 3)

Besar yang mengumpulkan sisa adalah besar yang tidak berarti; sebaliknya, kecil yang tetap bertumbuh tanpa ada batasan, itulah kecil yang menakutkan

Selengkapnya...

Transkrip

The Battle of the Ages (Bagian 4)

Athanasius menjawab: “Jikalau demikian, maka saya Athanasius akan melawan seluruh dunia, demi menegakkan doktrin yang benar. Saya harus memberitakan Allah Tritunggal, karena inilah ajaran yang benar dari Alkitab.” Adakah semangat seperti ini di dalam hatimu dan hatiku? Adakah pemuda-pemudi seperti Athanasius?

Selengkapnya...

Transkrip

The Battle of the Ages (Bagian 6)

Seorang yang tidak beres pelayanannya dibiarkan oleh setan, diampuni oleh pimpinan gereja, dan ditepuk-tangani oleh banyak orang atau pesuruh-pesuruh Iblis, dan dibiarkan oleh Tuhan

Selengkapnya...

Transkrip

Manusia: Peta Teladan Allah (Bagian 1)

Manusia yang hanya beberapa puluh kilogram ini bisa mendaki gunung yang paling tinggi, menembus laut yang dalam, meluncurkan roket ke ruang angkasa. Manusia adalah satu-satunya makhluk dengan potensi kemungkinan.

Selengkapnya...

Transkrip

Manusia: Peta Teladan Allah (Bagian 2)

Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. (Kej 1:26-27)

Selengkapnya...

Transkrip

Manusia: Peta Teladan Allah (Bagian 3)

Sekali manusia lahir, ia tidak bisa musnah. Ia akan tetap ada, entah akan mati kekal atau hidup kekal. Hal ini menjadikan manusia unik dan sekaligus sangat berharga. Manusia tidak boleh sembarangan hidup. Ia tidak boleh mempermainkan kesempatan yang ada.

Selengkapnya...

Transkrip

Manusia: Peta Teladan Allah (Bagian 4)

Orang yang sungguh-sungguh bertanggung jawab adalah orang yang rela menaruh kebebasan yang Tuhan berikan di bawah kedaulatan pengaturan Tuhan

Selengkapnya...

Transkrip

Manusia: Peta Teladan Allah (Bagian 5)

Penggunaan kreativitas yang tidak benar adalah dosa

Selengkapnya...

Transkrip

Manusia: Peta Teladan Allah (Bagian 7)

Anak kecil tidak pernah tidak puas karena papanya miskin. Anak kecil tidak pernah tidak puas karena mamanya kurang cantik. Tidak ada anak yang tidak puas karena orang tuanya kurang kaya. Yang penting bagi anak-anak adalah apakah orang tua mereka adil.

Selengkapnya...

Transkrip

Manusia: Peta Teladan Allah (Bagian 6)

Hati nurani yang ada di dalam roh kita merupakan penjaga, pengawas, penyelidik diri kita sendiri.

Selengkapnya...

Transkrip

Manusia: Peta Teladan Allah (Bagian 10)

“Omni-Science God”

Selengkapnya...

Transkrip

Manusia: Peta Teladan Allah (Bagian 11)

“Kebajikan, Kesucian, dan Keadilan Tuhan”

Selengkapnya...

Sempat ditulis tapi batal diterbitkan

Manusia: Peta Teladan Allah (Bagian 11)

“Kebajikan, Kesucian, dan Keadilan Tuhan”

Selengkapnya...

Transkrip

Manusia: Peta Teladan Allah (Bagian 12)

Kebenaran-Keadilan Allah

Selengkapnya...

Transkrip

Manusia: Peta Teladan Allah (Bagian 14)

“Allah adalah Kasih”

Selengkapnya...

Transkrip

Sifat Iman (Bagian 1)

Iman Anugerah

Selengkapnya...

Transkrip

Sifat Iman (Bagian 2)

Tantangan Iman

Selengkapnya...

Transkrip

Sifat Iman (Bagian 3)

Mengerti Iman

Selengkapnya...

Transkrip

Panggilan Sorgawi

“Sebab itu, hai saudara-saudara yang kudus, yang mendapat bagian dalam panggilan sorgawi, pandanglah kepada Rasul dan Imam Besar yang kita akui, yaitu Yesus, yang setia kepada Dia yang telah menetapkan-Nya, sebagaimana Musapun setia dalam segenap rumah-Nya.” (Ibrani 3:1-2)

Selengkapnya...

Transkrip

Pemuda dan Spirit Reformed Injili

Seminar Sehari, 11 April 2009

Selengkapnya...

Transkrip

Doktrin Roh Kudus (Bagian 1)

Kehadiran Roh Kudus

Selengkapnya...

Transkrip

Doktrin Roh Kudus (Bagian 2)

Turunnya Roh Kudus

Selengkapnya...

Transkrip

Doktrin Roh Kudus (Bagian 3)

Turunnya Roh Kudus di Rumah Kornelius

Selengkapnya...

Transkrip

Doktrin Roh Kudus (Bagian 4)

Turunnya Roh Kudus di Efesus

Selengkapnya...

Transkrip

The Word (Part 2)

Yohanes 1:1-3

Injil adalah kesaksian tentang Sang Anak ketika Ia datang mengunjungi sejarah. Secara waktu penulisan, Injil Markus adalah yang paling dini kemudian disusul dengan Injil Matius, Lukas, dan Injil Yohanes adalah yang terakhir. Meskipun demikian, Injil Yohanes dapat dikatakan sebagai Injil yang melampaui ketiga Injil sebelumnya. Injil ini mengungkapkan lebih banyak perdebatan Tuhan Yesus dengan orang Yahudi, juga banyak menegaskan doktrin Kristen.

Selengkapnya...

Transkrip

The Word (Part 4)

Yohanes adalah seorang rasul yang sebelumnya adalah seorang nelayan di Galilea. Seorang filsuf Perancis, Voltaire, pernah berkata, “Biarlah Yesus yang mendirikan agama-Nya bersama dengan dua belas orang Galilea menegakkan kekristenan; dan biarlah saya, seorang diri, orang Perancis, menghancurkan mereka semua.” Apa yang Voltaire katakan ternyata secara realita terjadi tepat kebalikannya. Yesus tidak memilih Nikodemus yang sangat akademik atau para ahli Taurat dari Yerusalem. Salah satu sekolah Reformed yang sempat menjadi sekolah yang paling penting di dunia, yaitu Free University of Amsterdam, setelah 80 tahun hancur imannya. Akademiknya kuat, tetapi imannya hilang. Pengaruh dari Petrus, Yohanes, dan Paulus melampaui Socrates, Aristotel dan Plato sepanjang 2.000 tahun sejarah manusia ini. Ini membuktikan bahwa Yesus bukan orang bodoh yang salah memilih orang atau tidak mampu memilih orang yang pandai dan akademis.

Selengkapnya...

Transkrip

The Word (Part 5)

Gereja yang bertumbuh itu adalah gereja yang hidup. Atau jika kita balik, gereja yang tidak hidup adalah gereja yang tidak bertumbuh. Ada sebuah gereja yang setelah 20 tahun jemaatnya tetap 40 orang. Sepertinya stabil, yang dulu masih kecil sekarang sudah jadi besar, dan yang tua sekarang sudah meninggal. Di halaman bagian belakang gereja, ada kuburan. Jadi halaman depan untuk orang hidup yang datang ke gereja, halaman belakang untuk kuburan orang yang sudah mati. Dalam bahasa Belanda, ‘kerk’ itu gereja, kalau ‘kerkhof’ itu kuburan. Ketika saya bertanya apakah mereka pernah memberitakan Injil membawa orang lain datang kepada Tuhan, mereka menjawab bahwa membawa orang percaya begitu susah. Oleh karena itu, mereka lebih suka melahirkan anak saja, supaya jumlah tetap konstan. Inilah church growth by genetics (pertumbuhan gereja melalui kelahiran). Jika penginjilan tidak dijalankan, gereja tidak pernah berkembang secara sehat.

Selengkapnya...

Transkrip

The Word (Part 6)

Formasi di dalam Yohanes 1:1 “Pada mulanya adalah Firman”, merupakan bentuk filsafat Gerika dalam upaya mereka mengerti segala sesuatu. Tiga generasi pertama filsuf Gerika kuno yaitu Thales, Anaximander, Anaximenes, masing-masing mengatakan, “Pada mulanya adalah air,” “Pada mulanya adalah udara,” “Pada mulanya adalah sesuatu yang tidak terbatas.” Sampai suatu waktu Yohanes mengatakan, “Pada mulanya adalah Firman.” Di sini kita langsung melihat perbedaan kualitatif yang ada di antara wahyu Tuhan dan spekulasi manusia. Manusia berspekulasi tentang dunia yang ada di sekelilingnya, mempertanyakan ‘Apa yang pertama-tama ada di dunia dan apa yang memulai alam semesta?’ Manusia terus sibuk meneliti apa, apa dan apa, tidak pernah memikirkan kemungkinan ‘siapa’. Maka baik Atheisme maupun Naturalisme selalu mendasari teorinya di atas egosentris (human-antropocentric).

Selengkapnya...

Transkrip

The Word (Part 7)

Injil Yohanes, dapat disebut Injil di dalam Injil. Injil ini merupakan kesaksian Yohanes, yang ia tulis lebih dari dua puluh tahun setelah Paulus dan Petrus meninggal. Oleh karena itu, Injil ini memiliki kesiapan yang matang dalam menyaksikan Kristus; “Logos jadi manusia” merupakan proklamasi yang tidak pernah muncul dalam buku, ajaran agama, kebudayaan, atau filsafat manapun.

Selengkapnya...

Transkrip

The Word (Part 8)

Telah diutarakan sebelumnya bahwa di antara sekitar 20 kebudayaan terbesar yang pernah muncul dalam sejarah manusia, hanya 3 kebudayaan yang membicarakan tentang Logos. Dua kebudayaan berada di Asia (Tiongkok dan India) dan satu di Barat (Gerika). Sebenarnya tiga tokoh filsafat Gerika juga bukan berasal dari Barat, melainkan dari Asia Kecil (kota Miletus). Miletus benar-benar meletuskan filsafat dan aliran Miletusmenghasilkan tiga orang yang membicarakan tentang awal mula segala sesuatu. Hal ini menjadi permulaan manusia menyelidiki dengan spekulasi otak manusia tentang hal di luar diri manusia. Tetapi bagaimanapun hebatnya spekulasi manusia dan bagaimana dalamnya pemikiran manusia, tetap bertitik tolak dari manusia sebagai subyek yang memikirkan tentang alam semesta sebagai obyek.

Selengkapnya...

Artikel

Yang Telah Mati Dan Hidup Kembali (Bagian 2)

Danse Macabre: Beberapa tulang belulang manusia menari-nari di sekitar orang-orang yang masih hidup. Satu meniup bagpipe-nya dan yang lain tampak begitu “hidup” dan menari-nari sambil menggaet tangan orang-orang yang masih hidup. Dan lihatlah orang-orang yang masih hidup itu. Mereka terlihat begitu mati. Masih hidup, tetapi tanpa ekspresi.

Selengkapnya...

Sersan & TKB

Ecce Homo

Seorang gadis muda bernama Frances Ridley Havergal meninggalkan rumahnya di Inggris untuk melanjutkan studinya di kota Düsseldorf, Jerman. Pada suatu kesempatan, di dalam ruang belajar pendetanya, ia melihat ada moto yang tertulis di bawah suatu lukisan berjudul “Ecce Homo”. Lukisan tersebut sedang menggambarkan Kristus yang sedang dihakimi, disiksa tanpa belas kasihan, dan mengenakan mahkota duri dan jubah ungu sebagai tanda ejekan. Ia berdiri di antara massa yang menuntut hukuman mati bagi-Nya dan Pilatus, yang berkata, “Ecce Homo (Lihatlah manusia itu).” Gambaran yang mengharukan itu membuat Havergal merenungkan dengan dalam tentang kejadian dalam Alkitab tersebut. Sebelum ia meninggalkan ruangan itu, ia menyalin tulisan di bawah lukisan tersebut: “I did this for you. What have you done for me?” (Ini Kulakukan bagimu, apa yang kau lakukan bagi-Ku?)

Selengkapnya...

Transkrip

The Word (Part 9)

Pada zaman ini, kekristenan telah banyak diselewengkan oleh banyak pendeta dan gereja yang tidak bertanggung jawab. Reformed berarti kembali kepada Alkitab. Bagaimana kita bisa membawa banyak orang kembali mengikuti jalan Alkitab, jalur Alkitab, prinsip Alkitab secara benar? Inilah tugas berat yang harus kita emban. Firman itu bersama dengan Allah, tetapi di dalam alam ciptaan-Nya, ada tanda tangan-Nya, prinsip-prinsip dan dalil-dalil-Nya, sebagai tanda bahwa Dia telah berkarya di sini. Dengan demikian memungkinkan manusia mengarahkan imannya dari dunia sini menuju ke surga sana.

Selengkapnya...

Transkrip

The Word (Part 10)

Yohanes mengatakan bahwa Firman bukan di lapisan ciptaan, tetapi di lapisan Pencipta. Firman beserta dengan Allah dan Firman itu Allah. Logos ini berbeda dari pengertian Lao Zi, Konfusius, filsafat India, dan Gnostisisme serta semua filsafat Gerika yang merupakan pengertian manusia belaka. Pengungkapan di dalam Yohanes 1:3 sangat jelas. Dengan pembedaan kualitatif, Yohanes memutar balik semua pemikiran yang sudah muncul dalam sejarah. Dalam Yohanes 1:4 muncul satu berita yang penting, yaitu hidup ada di dalam Firman. Semua ajaran mengatakan firman ada di dalam otak hidup. Firman, Logos, Brahman, Tao, yang dikatakan oleh Lao Zi, Konfusius, Hindu dan oleh Zoroasterisme atau oleh Stoisime adalah logos yang ada di dalam pikiran logikos. Firman yang berada dalam pemikiran sebagai hasil rasio manusia. Yohanes membalik semuanya ini. Bukan firman di dalam hidup, tetapi hidup di dalam firman.

Selengkapnya...

Q&A

Q&A Oktober 2005

Bagaimana pandangan Theologi Reformed tentang suara Tuhan? Apakah Tuhan terus bicara secara pribadi kepada tiap-tiap kita di luar Firmannya yang ditulis di Alkitab? Apakah selain Alkitab masih ada suara-suara itu? Bagaimana ajaran doktrin Reformed menjelaskan Maleakhi 3:10-11? Apakah perpuluhan harus diberikan kepada gereja atau boleh diberikan kepada lembaga Kristen yang lain.

Selengkapnya...

Q&A

Q&A Januari 2006

Q1: Mengapa Bapak begitu tidak menyetujui atau tidak menerima Gereja Kharismatik dan bahasa rohnya? Tolong jelaskan. Q2: Bagaimana pendapat pak Tong tentang dialog antar agama?

Selengkapnya...

Transkrip

Visi Gerakan Reformed Injili

Gerakan Reformed Injili telah memasuki dekade yang ketiga. Gerakan ini dimulai pada tahun 1984 dengan SPIK I. Mengapa SPIK menjadi perintis gerakan ini? Bagaimana dengan tahap selanjutnya? Mengapa akhir-akhir ini kita mengadakan NREYC dan NREWC selama lima tahun berturut-turut? Apakah sebabnya gerakan Reformed Injili?

Selengkapnya...

Q&A

Mencari Allah dan Bertumbuh dalam Hikmat Sejati

Q1: Alkitab mengajarkan bahwa kita harus mencari Allah, tetapi sebenarnya kita tidak bisa mencari Allah. Bagaimana kita mengerti akan hal ini? Q2: Bagaimana caranya agar kita bertumbuh dalam hikmat sejati?

Selengkapnya...

Transkrip

The Call to Christian Leader (concise)

Di tengah hingar-bingarnya gereja dan dunia, ternyata secara hakekat mereka sedang tertidur, pemuda-pemudi dan para pemimpin Kristen tidur. Di lain pihak, berbagai agama lain sedang berjuang menegakkan ”iman” mereka. Kita puas dengan apa yang kita kerjakan, puas mencapai keuntungan materi, gereja besar, dan kehilangan inti isi iman Kristen. Di tengah situasi ini, saya ingin orang Kristen kembali kepada iman yang sejati. Inilah yang akan dikerjakan oleh Gerakan Reformed Injili.

Selengkapnya...

Q&A

Q&A Maret 2006

Q1: Bagaimana prinsip liturgi yang alkitabiah? Q2: Bagaimana kita tahu dan yakin bahwa kita bertalenta di suatu bidang tertentu?

Selengkapnya...

Transkrip

Reformed And History

Di dalam sejarah Reformasi, Tuhan membangkitkan dua orang, yang satu untuk merobohkan yang salah dan yang satu untuk membangun yang benar. Tuhan memakai Martin Luther untuk merobohkan yang salah dan Johanes Calvin untuk membangun yang benar. Ini yang disebut sebagai Reformed.

Selengkapnya...

Q&A

Q&A April 2006

Q: Apakah setan dapat membaca pikiran manusia dan tahu doa kita?
Q: Apa ada kehendak bebas pada malaikat?

Selengkapnya...

Transkrip

Sepuluh Hukum

Sepuluh Hukum dalam Kitab Suci memang tidak ada bandingnya. Suatu pengajaran hukum yang sedemikian anggun, komprehensif, melimitasi sekaligus memberi kebebasan pada orang yang melakukannya. Sepuluh Hukum diawali dengan firman Allah: “Hai Israel, Akulah Tuhan Allahmu, yang membawamu keluar dari tanah Mesir, tempatmu diperbudak selama ratusan tahun. Sekarang, dengarlah hukum-hukum yang Kuberikan padamu” — introduksi yang sangat jelas bagi umat, yang Dia bebaskan dari belenggu dan kutukan dosa.

Selengkapnya...

Transkrip

Sepuluh Hukum - Hukum Pertama (Bagian 1)

Selain kekristenan, tidak ada theologi yang memiliki pengertian bahwa kita dicipta oleh Allah, kita dicipta bagi Allah, kita dicipta untuk hidup di hadapan Allah, dan kita dicipta untuk bertanggung jawab kepada Allah. Kita harus hidup bertanggung jawab kepada Allah karena kita dicipta oleh Allah dengan kapasitas yang khusus. Hal ini membuat kita tidak bisa hidup sembarangan. Di mana kita berada, di situ Allah juga berada. Dia mengawasi kita, Dia memperhatikan setiap segi kehidupan kita karena Dialah Pencipta kita.

Selengkapnya...

Transkrip

Sepuluh Hukum - Hukum Pertama (Bagian 2)

Sepuluh Hukum adalah perintah yang Tuhan berikan kepada Musa untuk diteruskan kepada bani Israel sekitar 3.500 tahun silam. Itu berarti Sepuluh Hukum seribu tahun lebih tua daripada syair Homer, seribu tahun lebih tua daripada Upanishads (Kitab Suci Hindu), dan seribu tahun lebih tua daripada Analects (karya Konfusius). Kita telah melihat bagaimana Feuerbach dan Nietzsche begitu keras melawan hukum pertama ini. Kita juga telah melihat bagaimana Allah membebaskan umat Israel dari tangan Mesir, Dia tidak mau ada ilah lain yang disembah oleh umat-Nya. Di sini terlihat bahwa kebenaran Allah mengikat sekaligus menjamin kebahagiaan yang sejati karena kebebasan yang tidak diikat oleh kebenaran cenderung mengumbar nafsu tanpa kontrol.

Selengkapnya...

Transkrip

Sepuluh Hukum - Hukum Kedua

Ayat 5-6, terjemahan lainnya jangan sujud menyembahnya, juga jangan melayaninya. Sebab Aku, Allahmu adalah Allah yang cemburu. Barang siapa membenci-Ku, Aku akan menuntut kesalahannya sampai keturunannya yang ketiga dan keempat. Tetapi, barang siapa mengasihi-Ku, memegang perintah-Ku, Aku akan menunjukkan kasih setia-Ku sampai ribuan generasi (bukan beribu-ribu orang).

Selengkapnya...

Transkrip

Sepuluh Hukum - Hukum Ketiga

Hukum ketiga bukan melarang kita menyerukan nama Tuhan, melainkan menyebut nama Tuhan dengan sembarangan. Sama juga, orang Kristen boleh memiliki ambisi besar asal bukan untuk diri sendiri. Saya memiliki ambisi yang sangat besar. Saya tidak puas jika gedung gereja selesai dibangun. Gedung yang besar hanyalah anugerah Tuhan yang terkecil bagi gereja.

Selengkapnya...

Transkrip

Sepuluh Hukum - Hukum Keempat

Di dalam hukum keempat Allah memberi perintah yang cukup panjang dan itu hanya untuk membahas satu kata, yaitu ‘hari’. Di sini sebenarnya bukan ‘hari’ yang terpenting. Paulus menegaskan bahaya orang yang terlalu sibuk memelihara ‘hari’. Yesaya 1 juga mengatakan, “Aku membenci hari Sabatmu.” Maka kita perlu melihatnya secara rohani, bukan harfiah. Semua peraturan yang ketat tidak menjamin kita beres karena ada faktor X yang melampaui segala sesuatu. Bahasa kita sering terlalu terbatas dan terlalu rendah, dibandingkan dengan makna rohani yang kekal dan dinamis dari Tuhan. Maka orang yang mengikuti perintah Tuhan secara harfiah tidak akan dapat menaati perintah Tuhan yang dinamis dengan lincah. Orang Yahudi berupaya melakukan Hukum Taurat secara harfiah. Hotel Hilton di Tel Aviv adalah hotel pertama yang memiliki 15 lantai. Demi menghindarkan orang harus memencet tombol lift di hari Sabat, maka mereka membuat lift berhenti di setiap lantai.

Selengkapnya...

Transkrip

Sepuluh Hukum - Hukum Kelima (Bagian 1)

Empat hukum telah kita bahas berkenaan dengan relasi vertikal antara manusia dan Allah. Seluruh ketidakberesan kehidupan dimulai dari individu yang relasinya tidak beres dengan Allah. Masalah diawali dengan sikap tidak takut akan Tuhan dan tidak mau bertanggung jawab kepada Sang Pencipta. Itu sebabnya, Allah mengawali hukum-Nya dengan empat hukum yang mengacu pada tanggung jawab manusia kepada-Nya.

Selengkapnya...

Transkrip

Sepuluh Hukum - Hukum Kelima (Bagian 2)

Hukum kelima adalah hukum pertama dari tanggung jawab manusia terhadap sesamanya. Anak yang berusia baru dua tahun sudah bisa membuat ibunya pusing. Dia ingin mengatur segala sesuatu, semua harus tunduk dan mengikuti keinginannya. Demikian juga relasi manusia dengan Allah. Manusia sering kali ingin melawan kedaulatan Allah dan memaksakan keinginannya. Ketika Tuhan mengatakan bahwa manusia harus taat pada kehendak-Nya, manusia menjadi kesal. Pada dasarnya manusia memang sangat sulit untuk menaklukkan keinginan dirinya demi kepentingan orang lain, apalagi kepentingan Tuhan. Hal ini hanya bisa diselesaikan dengan suatu komitmen bahwa kuasa yang lebih tinggi menaklukkan kuasa yang rendah. Lalu raja merasa mendapat mandat dari sorga sehingga ia memiliki kuasa tertinggi, padahal mereka sendiri tidak tahu Tuhan itu siapa dan bagaimana.

Selengkapnya...

Transkrip

Sepuluh Hukum - Hukum Keenam (Bagian 1)

Hukum keenam merupakan hukum yang menyangkut relasi manusia dengan manusia secara umum tanpa kualifikasi khusus, seperti orang tua dan anak, atau pimpinan dan anak buah. Demikian ini berlaku untuk seluruh sisa hukum Taurat ini.

Selengkapnya...

Transkrip

Sepuluh Hukum - Hukum Keenam (Bagian 2)

Jangan membunuh adalah salah satu perintah yang paling kuat di dunia. Perintah ini bukan dari manusia kepada manusia, melainkan perintah dari Allah Pencipta kepada manusia ciptaan-Nya. Manusia adalah ciptaan yang bernilai, yang diberi peta teladan Allah untuk merefleksikan kemuliaan-Nya, menjadi pelaksana kehendak-Nya. Namun, justru karena manusia tidak mengenal nilai diri dan sesamanya maka dia selalu mencari-cari kesalahan, kekurangan orang lain, lalu membenci, merusak, bahkan sampai berhasil menyingkirkannya.

Selengkapnya...

Transkrip

Sepuluh Hukum - Hukum Keenam (Selesai)

Salah satu isu penting di dalam hukum keenam adalah mengapa Allah memerintahkan bangsa Israel untuk membunuh habis tujuh suku di Kanaan? Pada hari Sepuluh Hukum diturunkan, Musa memerintahkan orang Lewi untuk membunuh tiga ribu saudaranya sendiri. Sebagai suatu perbandingan yang unik, ketika Roh Kudus turun, tiga ribu orang diselamatkan. Ini sungguh suatu rahasia yang Alkitab bukakan kepada kita untuk mengerti bagaimana Tuhan bekerja.

Selengkapnya...

Transkrip

Sepuluh Hukum - Hukum Ketujuh (Bagian 1)

Kitab Suci, khususnya Perjanjian Lama, begitu menekankan “Jangan berzinah” karena Tuhan kita adalah Tuhan yang suci. Bakat, talenta, ilmu dapat kita pelajari atau palsukan, tetapi kesucian tidak mungkin dipalsukan atau dipelajari, karena kesucian adalah substansi yang paling esensial. Ada pendeta yang mempunyai banyak bakat, talenta, bahkan sanggup memukau massa, tetapi gagal dalam satu perkara, yaitu hidup suci. Ini menunjukkan bahwa kesucian tidak mungkin dipalsukan. Bagaimanapun setan memoles diri hingga terlihat sebagai malaikat terang, ia tetap tidak mungkin mencapai kesucian. Setan adalah si jahat, yang penuh dosa, kepalsuan, dan dia adalah bapa penipu.

Selengkapnya...

Unduh PDF
Cari
Berlangganan Pillar
Dapatkan Pillar edisi online secara rutin dengan berlangganan!

Selengkapnya...

Pokok Doa

Bersyukur untuk Kebaktian Pembaruan Iman Nasional yang telah diadakan di 5 kota di Kalimantan Timur. Kiranya melalui rangkaian kebaktian ini, bangsa Indonesia dapat kembali mengenal firman, kesaksian, dan pertobatan yang sejati. Berdoa juga untuk rangkaian Kebaktian Pembaruan Iman Nasional yang akan diadakan pada akhir Mei 2012 sampai dengan pertengahan Juni 2012 di Kalimantan Tengah, Sulawesi, dan NTT.

Selengkapnya...

Tanggapan Terbaru
syalom....!!! berkaitan dengan pemilihan Allah secara berdaulat..., disini saya mau bertanya, bagaimana dengan...

Selengkapnya...

ORA ET LABORA..

Selengkapnya...

Halo Carlos. terima kasih atas tanggapannya. Selama ini saya sudah sering tukar pendapat mengenai gereja dengannya....

Selengkapnya...

Filipi 1:29, " Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk...

Selengkapnya...

Sepertinya saya melihat diri saya dalam cerita itu.... Kadang kita "sepertinya"tidak memerlukan Tuhan lagi...

Selengkapnya...

© 2010 Buletin Pillar | Hubungi kami | GRII | Kembali ke atas ▲