Kita memasuki minggu terakhir dan puncak dari sengsara Kristus. Segala pergumulan dan penderitaan Kristus yang terberat—doa peluh di Gestemani, pengadilan yang tak adil, siksaan praeksekusi, jalan salib, salib—terjadi di minggu ini. Jemaat mengingat kembali peristiwa agung itu dengan menyanyikan himne penyembahan dan penghormatan bagi Raja yang ...selengkapnya
Waktu saya masih di SD, di dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia terdapat satu gambar seorang kakek yang memiliki
rambut panjang di depan namun botak di belakang. Kesan pertama terasa aneh. Ternyata di dalam cerita sederhana itu
terdapat arti yang mendalam, yang baru saya sadari saat ini. Kakek di dalam cerita itu ternyata Dewa Kesempatan yang ...selengkapnya
Di Myanmar sedang terjadi protes besar-besaran untuk menolak pemerintahan militer yang melakukan kudeta terhadap pemerintahan yang menang pemilu secara sah. Setiap orang yang melawan ditangkap, setiap suara yang kritis dibungkam, setiap aksi perlawanan ditindas semena-mena. Inilah ciri khas penguasa militer hasil kudeta: mereka ingin berkuasa ...selengkapnya
Sesudah berbulan-bulan melewati pandemi dan merenung di tempat kita masing-masing, ada
delapan artikel mengenai pandemi. Sesudah itu, pada artikel ke-9 dan seterusnya, kita
memasuki seri Ars Moriendi: seni mempersiapkan orang menghadapi kematian:
9. Mengenal Tuhan: Injil dan Kuasa Pengampunan-Nya[9]
10. Berjalan Bersama Tuhan: Melewati Pencobaan ...selengkapnya
Kasus pendiri RZIM (Ravi Zacharias International Ministry) sedang hangat-hangatnya. Sebagian orang Kristen sangat terpukul dengan kenyataan ini. Bagaimana mungkin seorang pemimpin Kristen yang begitu luar biasa dipakai Tuhan dalam membela iman Kristen, ternyata adalah seorang pendosa seksual yang selama ini menutupi dosanya? Artikel ini tidak ...selengkapnya
Memasuki bulan Maret juga berarti memasuki waktu satu bulan menjelang Jumat Agung. Ini adalah masa persiapan hati orang Kristen untuk memperingati hari Yesus disalibkan demi dosa mereka. Karena itu, tampaknya tepat saatnya kita kembali merenungkan mengapa Yesus turun ke dunia ini.Jika kita melihat seorang dari negara kaya datang dan tinggal di ...selengkapnya
Tidak ada seorang pun yang menghargai debu dan meletakkannya di kepala sebagai
perhiasan. Tamar, putri raja, pernah menaruh abu di atas kepalanya sebagai tanda ia telah
dipermalukan (2 Sam. 13:19). Berbeda dengan mutiara, bentuknya yang bulat dan warnanya
yang berkilau memancarkan keindahan alami yang sangat memikat. Tuhan Yesus ...selengkapnya
Tahun 2021 ini memang unik. Perayaan Chinese New Year atau Imlek berada pada hari Jumat tanggal 12 Februari dan Hari Valentine pada hari minggu tanggal 14 Februari. Tanggal 13 seperti terjepit di antara dua hari besar. Imlek dirayakan oleh tradisi Timur khususnya Tionghoa dan berfokus kepada perayaan berkumpul bersama keluarga besar. Sedangkan ...selengkapnya
Sesudah berbulan-bulan melewati pandemi dan merenung di tempat kita masing-masing, ada
delapan artikel mengenai pandemi. Sesudah itu, pada artikel ke-9 dan seterusnya, kita
memasuki seri Ars Moriendi: seni mempersiapkan orang menghadapi kematian:
9. Mengenal Tuhan: Injil dan Kuasa Pengampunan-Nya[9]
10. Berjalan Bersama Tuhan: Melewati Pencobaan ...selengkapnya
Urusan jurang alias jarak generasi, atau kerennya generation gap, makin diperuncing dengan pembagian generasi berdasarkan pengaruh teknologi internet. Konsep generasi yang muncul di awal abad ke-20 itu membagi generasi mulai dari the Lost Generation sampai Generation Alpha. Setelah Gen-Alpha, entah generasi apa lagi yang ...selengkapnya
Seperti pengrajin perak menggunakan panas untuk memurnikan perak, Allah di dalam
Perjanjian Lama mendatangkan musibah (perang) bagi Israel untuk memurnikan mereka.
Herannya, jika api efektif untuk memisahkan kotoran dari perak murni, hukuman Allah tidak
berhasil membuat orang Israel berbalik dari dosa mereka. Demikianlah Nabi Yeremia disuruh
Allah ...selengkapnya
Mengapa banyak orang takut mati dan bukan takut tidak bisa mati? Zaman sekarang makin
banyak orang yang hidup ditopang oleh mesin, tidak bisa mati dan tidak bisa hidup yang
sesungguhnya. Mesin dan semua peralatan yang bekerja 24 jam sehari bisa membuat mereka
tetap bernapas, tetapi mereka tidak dapat berinteraksi dengan siapa pun. Siapa yang ...selengkapnya
Ketika kita menoleh ke belakang sepanjang tahun 2020, kita disadarkan bahwa satu virus
kecil bernama SARS-CoV-2 yang tidak kasat mata mampu melumpuhkan dunia. Dunia
disadarkan dengan segala kecanggihan teknologi, perkembangan sains, dan medis, ternyata
tidak mampu menghambat laju penyebaran virus SARS-CoV-2 itu. Kita melangkah maju ke
2021 dengan ...selengkapnya
Sesudah berbulan-bulan melewati pandemi dan merenung di tempat kita masing-masing,
mari kita melihat apa saja yang sudah kita renungkan seputar virus corona:
9. Mengenal Tuhan: Injil dan Kuasa Pengampunan-Nya[9]
10. Berjalan Bersama Tuhan: Melewati Pencobaan Iman[10]
11. Berjalan Bersama Tuhan: Melewati Pencobaan Keputusasaan[11]Di seri yang ...selengkapnya
Jikalau pembaca ada yang cukup berumur, mungkin ada yang pernah membaca atau mendengar nama Asmaraman Sukowati, atau Kho Ping Hoo. Salah satu karyanya yang terkenal sebagai penulis fiksi cerita silat adalah Seri “Bu Kek Sian Su” yang berjumlah 17 jilid. Meski ceritanya berjilid-jilid dengan begitu banyak nama tokoh dan tempat yang harus ...selengkapnya
Hampir setiap awal tahun kita membahas tema pemuda. Sebagai anak-anak muda yang bergereja di Gereja Reformed Injili Indonesia, sering kali kita mendengar dari mimbar tentang pentingnya mencari kehendak Allah. Dan memang kita perlu mengerti apa kehendak Allah bagi kita supaya kita boleh berjalan menurutnya (Mi. 4:2). Pada kesempatan ini, artikel ini ...selengkapnya
Unity in diversity adalah sebuah istilah yang sering kali kita dengar di dalam berbagai aspek, terutama yang berkaitan dengan komunitas yang terdiri dari banyak pribadi. Istilah ini sering kali digunakan oleh dunia sebagai slogan untuk mempersatukan, tetapi masalah perbedaan suku, ras, agama, dan budaya masih menjadi masalah yang tidak pernah ...selengkapnya
Bagi generasi yang terbiasa hidup di masa dan tempat yang relatif damai dan tenteram, Natal 2020 telah menjadi Natal yang berbeda. Terbiasa dengan suasana Desember menyenangkan, saat tempat-tempat liburan bebas dikunjungi tanpa kekhawatiran, Natal 2020 adalah Natal yang kehilangan kedamaiannya bagi sebagian orang, sambil melupakan bahwa ada banyak ...selengkapnya